PASAR SAHAM

Sektor Properti dan Real Estate pimpin penguatan IHSG

Sektor Properti dan Real Estate pimpin penguatan IHSG
Sektor Properti dan Real Estate pimpin penguatan IHSG | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik pada akhir perdagangan petang ini Selasa (21/05/2019). Indeks masuk ke zona hijau 0,75 persen, atau 44,25 poin di level 5.951,37. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 5.996,54 poin di titik tertinggi, dan terendah 5.925,42 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 448,23 ribu kali dengan nilai transaksi Rp8,17 triliun. Sebanyak 243 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 155 emiten melemah, dan 235 emiten tidak mengalami pergerakan.

Baramulti Suksessarana (Tbk) membukukan penguatan harga saham paling signifikan pada perdagangan Selasa (21/05). Emiten bersandi BSSR tersebut memimpin penguatan saham (top gainer) setelah ditutup menguat 25 persen pada level Rp1.600 per lembar saham, dari Rp1.280 per lembar pada penutupan sebelumnya.

Multifiling Mitra Indonesia (Tbk) (MFMI) memimpin pelemahan saham (top loser) sore ini, setelah ditutup sebesar -18,60 persen pada level Rp464 per lembar saham, dari Rp570 per lembar pada penutupan Senin (20/05/2019).

Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 20,23 ribu kali.

Menariknya, seluruh sektor tampil perkasa. Penguatan pada sektor Aneka Industri mencapai 1,46 persen (17,62 poin), disusul sektor Pertambangan sebesar 0,95 persen (15,21 poin), dan saham-saham di sektor Pertanian sebesar -9,65 persen (14,84 poin).

Sedangkan tiga sektor yang naik berlaku pada Infrastruktur dengan capaian 0,12 persen, sektor Industri Dasar sebesar 0,68 persen, dan sektor Properti dan Real Estate yang mencapai kenaikan sebesar 1,48 persen.

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp3,56 triliun, terutama pada saham Telekomunikasi Indonesia (Persero) (Tbk) (TLKM), Panin Financial (Tbk) (PNLF), dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp2,92 triliun, khususnya pada saham Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN), Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah (Tbk) (BTPS), dan Pakuwon Jati (Tbk) (PWON).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR