PASAR SAHAM

Semua sektor merah, IHSG turun saat penutupan

Semua sektor merah, IHSG turun saat penutupan
Semua sektor merah, IHSG turun saat penutupan | Robotorial /beritagar.id

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun pada akhir perdagangan petang ini Senin (13/05/2019). Indeks masuk ke zona merah -1,19 persen, atau -73,72 poin di level 6.135,40. Sepanjang perdagangan saham hari ini, IHSG sempat mencapai 6.238,26 poin di titik tertinggi, dan terendah 6.135,40 poin.

Total frekuensi perdagangan saham hari ini mencapai 375,23 ribu kali dengan nilai transaksi Rp6,65 triliun. Sebanyak 129 emiten mengalami penguatan yang menahan pergerakan IHSG, 279 emiten melemah, dan 224 emiten tidak mengalami pergerakan.

Satria Mega Kencana (Tbk) (SOTS) memimpin penguatan saham (top gainer) sore ini, setelah ditutup sebesar 34,05 persen pada level Rp248 per lembar saham, dari Rp185 per lembar pada penutupan sebelumnya.

Duta Pertiwi Tbk merupakan emiten yang mengalami penurunan terparah pada sore ini. Emiten bersandi DUTI mencatatkan diri sebagai saham terlemah (top loser) setelah ditutup di level Rp5.725 (-19,93 persen) per lembar saham, dimana Jumat (10/05/2019) kemarin ditutup Rp7.150 per lembar.

Erajaya Swasembada (Tbk) (ERAA) merupakan saham paling banyak diperjualbelikan (top mover) dengan total frekuensi mencapai 10,34 ribu kali.

Dari 10 sektor saham seluruhnya mengalami pelemahan. Pelemahan terparah dialami sektor Pertambangan, mencapai -1,75 persen (-29,09 poin). Berikutnya adalah sektor Industri Konsumsi sebesar -1,09 persen (-27,00 poin), lalu saham di sektor Manufaktur yang menyusut hingga -1,59 persen (-24,18 poin).

Adapun tiga sektor saham yang pelemahannya paling tipis adalah Perdagangan dengan penyusutan sebesar -0,73 persen; sektor Keuangan sebesar -0,53 persen; dan sektor Properti dan Real Estate sebesar -2,67 persen.

Sementara, aksi jual saham oleh investor asing meraup dana Rp2,53 triliun, terutama pada saham Bank Rakyat Indonesia (Persero) (Tbk) (BBRI), Bumi Resources (Tbk) (BUMI), dan Trada Alam Minera (Tbk) (TRAM).

Investor asing juga melakukan pembelian senilai Rp1,83 triliun, khususnya pada saham Smartfren Telecom (Tbk) (FREN), Media Nusantara Citra (Tbk) (MNCN), dan Pakuwon Jati (Tbk) (PWON).

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini dipublikasikan secara otomatis oleh program komputer yang mengubah angka-angka menjadi narasi. Laporan-laporan otomatis pergerakan bursa saham oleh Robotorial ini dapat diakses di Beritagar.id, khususnya dalam topik Pasar Saham.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR