BABAK II JOKOWI

Tafsir baju adat Jokowi

Pakaian adat yang dipakai Presiden Joko Widodo selama 2014-2019.
Pakaian adat yang dipakai Presiden Joko Widodo selama 2014-2019. | Lokadata /Lokadata

TAK ASING | Presiden Joko Widodo (Jokowi)--yang dilantik menjadi Presiden periode 2019-2024 pada Minggu 20 Oktober 2019 ini-- sudah tidak asing lagi dengan pakaian adat. Beragam tafsir pun kerap muncul dari busana adat Jokowi. Tentu saja, tafsir politik paling santer berembus.

Selama menjabat Presiden RI periode 2014-2018, Sekretariat Kabinet mencatat, Jokowi 21 kali mengenakan pakaian adat dari 13 provinsi.

Pakaian adat Sumatra Utara paling sering dikenakan Jokowi. Seperti Batak Toba, Batak, Melayu Deli, Tengkolok dan Teluk Belanga, Batak, Deli Serdang, dan Batak Simalungun.

Di antara provinsi yang busana adatnya pernah dipakai Jokowi, 8 provinsi mengalami kenaikan suara pada Pilpres 2019 dibandingkan dengan 2014. Wilayah itu adalah Sumatra Utara, Bali, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Kalimantan Barat.

Tak semua daerah yang pakaian adatnya pernah mejeng di badan Jokowi mengalami kenaikan suara. Jumlah suara Jokowi pada Pilpres 2019 di Riau, Sumatra Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Aceh turun dibandingkan Pilpres 2014.

****

"Sesekali mengenakan busana adat Bali. Mumpung sedang di sini. Cocok nggak?"

Pernyataan itu ditulis akun Presiden Joko Widodo terverifikasi di Instagram pada 8 Agustus 2019. Unggahan baju adat itu mendapat 1,7 juta like dan diserbu 35 ribu komentar.

Jokowi mengunggah fotonya dengan pakaian adat Bali saat pembukaan Kongres V PDIP di Bali pada 8 Agustus 2019. Ia masih mengenakan pakaian adat Bali, di hari yang sama, ketika kunjungan kenegaraan ke Malaysia.

Setelah Pemilu 2019, Jokowi tampil 4 kali dengan pakaian adat, 3 di antaranya pakaian adat Bali dan sekali pakaian adat Sasak. Selain di kongres PDIP dan Malaysia, Jokowi menggunakan busana adat Bali pada peringatan kemerdekaan 17 Agustus lalu.

Pakaian adat Bali bisa saja ditafsirkan sebagai simbol ucapan "terima kasih" Jokowi karena hasil moncer dalam Pilpres 2019. Hasil suara di Bali untuk Jokowi-Ma’ruf Amin melonjak 21 persen --tertinggi di antara provinsi lain-- dibandingkan Pilpres 2014.

Sehari sebelum peringatan kemerdekaan, Jokowi menggunakan pakaian adat Sasak, Nusa Tenggara Barat pada Sidang Tahunan MPR RI 16 Agustus 2019. Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah pernah mengaitkan pakaian adat dengan kekalahan Jokowi di NTB.

Jokowi memang kalah di NTB dengan persentase suara 35,11 persen, sementara Prabowo 67,89 persen. (Lokadata). Tetapi, perolehan suara pada Pilpres 2019 di NTB dibandingkan Pilpres 2014 mengalami kenaikan tinggi setelah Bali (15,13 persen).

Di luar beragam tafsir politik itu, Jokowi selalu berujar mengenai keberagaman lewat baju adat. "Indonesia sungguh kaya akan adat istiadat, bahasa, sampai ragam busananya," ucap Jokowi ketika mengenakan baju Sasak.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR