SOROTAN MEDIA

Tokoh Sulawesi Tenggara akhirnya digelari Pahlawan Nasional

Presiden Joko Widodo (kanan) menyerahkan plakat anugerah gelar pahlawan nasional kepada ahli waris Prof KH Abdul Kahar Mudzakkir di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11/2019).
Presiden Joko Widodo (kanan) menyerahkan plakat anugerah gelar pahlawan nasional kepada ahli waris Prof KH Abdul Kahar Mudzakkir di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11/2019). | Puspa Perwitasari /Antara Foto

Memperingati Hari Pahlawan, enam tokoh mendapatkan gelar Pahlawan Nasional. Presiden Joko Widodo memimpin prosesi penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional 2019 di Istana Negara, Jumat (8/11/2019), pada pukul 13.35 WIB.

Keenam tokoh yang mendapatkan gelar kepahlawanan nasional yakni Abdul Kahar Muzakkir, Alexander Andries (AA) Maramis, KH Masykur, Profesor M. Sardjito, Ruhana Kudus, dan Sultan Himayatuddin.

Untuk pertama kalinya, tokoh asal Sulawesi Tenggara terpilih, yakni Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi atau Oputa Yii Koo. Beliau mendapat gelar Pahlawan Nasional atas perjuangan dan kegigihannya melawan kolonial Belanda.

Ringkasan

  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan gelar pahlawan nasional pada enam orang tokoh dalam rangka Hari Pahlawan 2019.
  • Tiga di antaranya merupakan anggota BPUPKI/PPKI, yakni Abdoel Kahar Moezakir, Alexander Andries Maramis, dan KH Masykur.
  • Tiga tokoh lainnya memiliki latar belakang berbeda; Ruhana Kudus dari Sumatera Barat tokoh di bidang jurnalisme dan pendidikan.
  • Sultan Himayatuddin, tokoh dari Sulawesi Tenggara, melawan penjajahan Belanda sebagai Sultan ke-20 dan 23 Buton. Anak dari La Umati yang merupakan Sultan Buton ke-13, dan berkuasa pada abad ke-18.
  • Ia memimpin Kesultanan Buton pada periode 1751-1752 dan 1760-1763. Wafat pada 1776 di Gunung Siontapina, Kabupaten Buton.
  • Tokoh terakhir adalah Prof M Sardjito-- populer di Yogyakarta kelahiran Magetan, Jawa Timur--dokter yang jasanya dianggap sangat besar di bidang pendidikan.
  • Prosesi pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada ahli waris itu berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/11/2019), pukul 13.30 WIB.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dan sindonews.com dengan 3 pemberitaan, diikuti peringkat kedua cnnindonesia.com dengan 3 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 01:00 hingga 21:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 07:00 WIB dengan total 11 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh detik.com dengan 351 interaksi, diikuti peringkat kedua cnnindonesia.com dengan 323 interaksi. Selanjutnya nu.or.id dengan 146 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR