RINGKASAN SETAHUN

Tokoh-tokoh yang paling banyak diberitakan sepanjang 2018

Kolase foto tokoh-tokoh yang paling banyak diberitakan sepanjang 2018.
Kolase foto tokoh-tokoh yang paling banyak diberitakan sepanjang 2018. | Max Whittaker/Harviyan Perdana Putra/Atika Fauziyyah/Aprillio Akbar/Wahyu Putro/Rivan Awal Lingga /EPA/Antara Foto

Sepanjang 2018, ada jutaan berita yang diproduksi situs-situs berita di Indonesia. Menurut pantauan kami terhadap ratusan media daring Indonesia, tokoh politik dominan dalam ragam berita. Mulai dari berita Politik, Ekonomi, Peristiwa, Hiburan, Teknologi, hingga Kesehatan.

Maklum, tahun ini adalah tahun politik menjelang Pilpres dan Pemilu 2019. Para tokoh itu lalu lalang tak hanya di rubrik politik, tapi lintas batas. Dari olah raga hingga ekonomi. Mulai hiburan hingga teknologi.

Jika pada tahun politik empat tahun lalu media banyak dipenuhi tokoh politik nasional, tahun ini politik lokal dan internasional ikut mewarnai wajah media di Indonesia. Dari Anies Baswedan, hingga Donald Trump.

Berikut kami sarikan wajah-wajah yang menghiasi media di Indonesia sepanjang 2018.

Terdakwa kasus dugaan korupsi KTP elektronik Setya Novanto mengikuti sidang perdana di gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12/2017).
Terdakwa kasus dugaan korupsi KTP elektronik Setya Novanto mengikuti sidang perdana di gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12/2017). | Wahyu Putro A /Antara Foto

Setya Novanto, sepandai-pandainya berkelit akhirnya Sukamiskin juga

Setya 'Setnov' Novanto adalah politisi yang licin dan pandai berkelit. Selama belasan tahun namanya kerap disebut dalam banyak kasus, mulai dari hak tagih Bank Bali hingga skandal permintaan saham Freeport. Tapi ia tak juga kena jaring hukum.

September tahun lalu, KPK sempat menjadikannya tersangka. Tapi ia melawan dan menang. KPK tak kurang akal, menetapkan lagi status tersangka dan tancap gas menyidangkan Setnov. Kasus korupsi E-KTP sudah jatuh tempo dan menimpanya. Setnov terbukti salah dan harus menebus hukuman dan membayar denda puluhan miliar.

Setelah dibui di Sukamiskin, namanya masih nyaring disebut dalam kasus-kasus lain. Tak hanya itu, setidaknya ada 54.327 artikel yang menyebut namanya.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat masih kampanye di tahun 2016.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat masih kampanye di tahun 2016. | Max Whittaker /EPA

Donald Trump, menabuh genderang perang dagang

Trump adalah anomali bagi demokrasi Amerika Serikat. Dia terpilih dalam mekanisme pemilihan demokratis, tapi kemunculannya mengancam kaum pendatang. Tak hanya itu, Trump juga menuding pers di negerinya yang tak sependapat sebagai media palsu, dan menawarkan 'alternative facts'. Ia kerap bongkar pasang kabinetnya.

Di pentas global, Trump enggan mempercayai masalah pemanasan global. Dengan Tiongkok dan negeri-negeri lain, ia menabuh genderang perang karena merasa Amerika Serikat 'dirampok' lewat perdagangan global. Ia bahkan berseteru dengan pabrikan Amerika Serikat karena ingin memindahkan produksinya dari Tiongkok. Perang dagang ini imbasnya sampai ke Indonesia dan membuat neraca perdagangan kita defisit.

Aksi-aksi Trump mengundang tanya, bagaimana Amerika Serikat yang sudah lama dalam berdemokrasi bisa memilih seorang Trump? Belakangan kemenangan Trump dicurigai karena campur tangan Rusia yang 'membajak' demokrasi lewat berita-berita palsu yang disebar lewat Facebook. Nama Trump muncul dalam 70.371 berita.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memimpin Apel Penertiban Reklame di Kuningan, Jakarta, Jumat (19/10/2018).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat memimpin Apel Penertiban Reklame di Kuningan, Jakarta, Jumat (19/10/2018). | Aprillio Akbar /Antara Foto

Anies Baswedan, sendirian menanggung pemerintahan

Anies Baswedan mengagetkan publik sejak dilantik, Oktober tahun lalu. Sebabnya, ia menyentil kata 'pribumi' yang menjadi soal. Saat publik menunggu gebrakannya, malah dibuat kaget dengan kebijakannya.

Dua hal yang mengagetkan antara lain, ia memecat bawahannya lewat aplikasi pesan instan WhatsApp. Terang saja ia diadukan ke Komisi ASN. Jelang pergelaran Asian Games, Anies mengelabui bau kali dengan waring hitam.

Saat masalah waring masih hangat, Sandiaga Uno, wakilnya pergi demi mengejar kursi wakil presiden, Agustus lalu. Sejak saat itu, Anies menanggung pemerintahan sendirian. Janji-janji politik semasa kampanye, harus ia tunaikan sendiri.

Kerja sendirian, performa Anies mulai dipertanyakan. Salah satunya, soal serapan anggaran. Di sisi lain, partai politik pendukungnya tak kunjung bersepakat memilih pasangan yang menggantikan Sandiaga. Ada 98.421 berita yang mengulas Anies sepanjang tahun ini.

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menunjukan Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada warga Joglo, Jakarta Barat, Selasa (28/03/2017). Dalam kampanyenya Sandi mengajak warga untuk memilih dirinya yang berpasangan dengan Anis Baswedan, dengan janji jika terpilih nanti ia akan memperhatikan rakyat kecil lewat program-program pemerintah daerah.
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menunjukan Kartu Jakarta Pintar (KJP) kepada warga Joglo, Jakarta Barat, Selasa (28/03/2017). Dalam kampanyenya Sandi mengajak warga untuk memilih dirinya yang berpasangan dengan Anis Baswedan, dengan janji jika terpilih nanti ia akan memperhatikan rakyat kecil lewat program-program pemerintah daerah. | Atika Fauziyyah /Antara

Sandiaga, menggeber saat miskin kader

Sandiaga adalah bintang politik dalam setahun belakangan. Ia tampaknya melihat kelemahan partai politik di Indonesia: miskin kader. Dari pengusaha 'biasa' ia rela digandeng hanya menjadi calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Di luar perhitungan, bersama Anies Baswedan ia menang lewat dua kali pemilihan. Kemiskinan kader politik ini ternyata juga terjadi di level politik nasional. Sandiaga segera mengambil kesempatan, mengajukan diri jadi calon wakil presiden, mendampingi calon presiden yang awet, Prabowo Subianto.

Sandiaga mungkin paham, bahwa pemberitaan, sekonyol-konyolnya, adalah promosi gratis. Tak heran ia berpose laiknya burung bangau, atau menaruh pete di kepala. Hasilnya, namanya sudah ditulis dalam 124.464 artikel sepanjang tahun ini.


Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto dalam Indonesia Economic Forum 2018 di Jakarta, Rabu (21/11/2018). Acara tahunan yang bertajuk "Connectivity is Key" ini bertujuan untuk membahas mengenai kebijakan ekonomi yang akan mempengaruhi kondisi domestik.
Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto dalam Indonesia Economic Forum 2018 di Jakarta, Rabu (21/11/2018). Acara tahunan yang bertajuk "Connectivity is Key" ini bertujuan untuk membahas mengenai kebijakan ekonomi yang akan mempengaruhi kondisi domestik. | Rivan Awal Lingga /Antara Foto

Prabowo, tak lelah walau kalah

Jika konvensi Partai Golkar 2004 dalam menjaring calon presiden ikut dihitung, Prabowo sudah empat kali ikut merebut kursi presiden dan wakil presiden. Sayang semuanya belum ada yang berhasil.

Di masa kampanye ini, tak heran nama Prabowo banyak disebut di media. Ia berpidato, keliling, dan menggaet massa. Bagi pendukungnya, Prabowo lekat dengan label nasionalis, pendukung ulama, dan antiasing.

Bagi media, Prabowo kerap melontarkan kritik atau isu tanpa data. Anehnya, lontarannya tetap saja ditanggapi oleh para pejabat atau tokoh lain. Karena sering baku kritik, tak heran ada 164.673 berita yang memuat namanya.

Presiden Joko Widodo usai peresmian Tol Pemalang-Semarang di Jembatan Kalikuto, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (20/12/2018).
Presiden Joko Widodo usai peresmian Tol Pemalang-Semarang di Jembatan Kalikuto, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (20/12/2018). | Harviyan Perdana Putra /Antara Foto

Jokowi, serangan terstruktur di sela infrastruktur

Tahun ini adalah tahun berat buat Jokowi. Perang dagang, bencana, utang, Pilpres, pembangunan infrastruktur, hingga defisit perdagangan semua menunggu penanganannya.

Di sisi lain, di tahun politik banyak serangan yang mengarah padanya. Salah satu serangan terstruktur yang dikuak polisi adalah Saracen. Nama Jokowi juga banyak muncul karena cacian para pembencinya. Tudingan PKI, antiulama, hingga proutang yang digoreng sejak 2014 masih saja dijajakan.

Justru noda Jokowi dalam pemberantasan korupsi dan lemahnya HAM, malah tak dikupas. Misal, kasus penyerangan Novel Baswedan yang masih gelap, hingga pelanggaran HAM di Papua yang tak kunjung tuntas.

Sebagai orang nomor satu di Indonesia, dan calon presiden petahana, tak heran nama Jokowi memuncaki daftar sosok paling banyak diberitakan. Jokowi banyak berkeliling menuntaskan target pembangunan infrastruktur. Aktivitasnya sebagai presiden dan calon presiden bertumpuk jadi satu sehingga melimpah. Tak heran ada 427.299 berita yang menulis soal dia.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR