TRANSPORTASI

Traveloka bantah ganti nama Terminal 2 Bandara Soetta

Papan penunjuk arah menuju kawasan Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten, pada Jumat (13/9/2019).
Papan penunjuk arah menuju kawasan Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten, pada Jumat (13/9/2019). | Traveloka

Perusahaan berbasis teknologi untuk produk perjalanan dan gaya hidup, Traveloka, membantah pihaknya mengganti nama Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Mereka menyatakan tak ada perubahan nama terminal bandara di Cengkareng, Tangerang, Banten, itu kecuali kerja sama co-branding.

Hal itu disampaikan Sufintri Rahayu, Public Relations Director Traveloka Group, dalam keterangan tertulis pada Senin (16/9/2019). "Perkembangan berita yang menyebutkan bahwa Terminal 2 Bandara Soetta berubah menjadi Terminal Traveloka adalah tidak benar," ujar Sufintri.

Traveloka, lanjut Sufintri, sudah membahas hal ini dengan Angkasa Pura 2 sebagai pengelola Bandara Soetta pada Minggu (15/9). Mereka sepakat bahwa semuanya memang hanya kerja sama branding dan kolaborasi, bukan mengganti nama.

Bentuk kerja sama itu misalnya penambahan jenama Traveloka di sejumlah titik sekitar terminal. Antara lain penunjuk arah di jalan tol bandara sebelum memasuki kawasan terminal. Selain Traveloka, Angkasa Pura menggandeng platform teknologi Pegi Pegi.

"Semua kegiatan dan program tautan kampanye jangka panjang dalam payung bernama 'Gateway to Experiences'," lanjut Sufintri.

Sebelumnya dalam siaran pers pada Jumat (13/9), Traveloka meresmikan kerja sama dengan Angkasa Pura 2. Untuk pertama kalinya di dunia, Terminal 2 menjadi lokasi kolaboratif pertama di dunia.

Pemilihan Terminal 2 Bandara Soetta lantaran usianya sudah 27 tahun dan menjadi kawasan 20 bandara tersibuk di dunia dengan jumlah penumpang hingga 63 juta orang per tahun.

"Bekerja sama dengan Angkasa Pura 2, kami menjadikan Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno Hatta bertajuk 'Gateway to Experiences' yang akan memberikan pengalaman terbaik bagi semua orang," kata Dionisius Nathaniel, CMO Transport Traveloka, Jumat (13/9).

Lebih lanjut Dionisius menjelaskan bahwa Traveloka ingin memperkaya kehidupan seseorang dengan pengalaman. Perjalanan (traveling) adalah satu di antara sejumlah cara untuk mewujudkan hal tersebut.

Caranya adalah dengan mengajak para pengunjung bandara berkolaborasi memberi masukan, ide, dan terlibat langsung dalam pengembangan konsep "Gateway to Experiences" ini.

Secara bertahap, Traveloka juga akan menyediakan layanan eksklusif berupa antara lain lounge dan check-in counter khusus. Tentu saja layanan itu akan bisa dinikmati oleh penumpang yang membeli tiket penerbangan melalui aplikasi Traveloka.

Kerja sama dengan Gojek

Bagi Angkasa Pura 2, ini adalah kerja sama lanjutan setelah menggandeng penyedia jasa transportasi berbasis teknologi, Gojek. Selasa (10/9), Angkasa Pura 2 dan Gojek meluncurkan layanan GoCar Instan yang bisa menyediakan mobil untuk penumpang.

Layanan itu bisa diakses penumpang dari Bandara Soetta. Untuk sementara di terminal kedatangan 2D dan 2F. Gojek akan memperluasnya hingga ke terminal kedatangan 1A dan terminal 3 pada masa datang.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR