POLA KONSUMSI

Vietnam rajanya konsumsi bir di Asia Tenggara

Seorang polisi berjaga di tengah festival bir di Hanoi, Vietnam, 2 Desember 2012.
Seorang polisi berjaga di tengah festival bir di Hanoi, Vietnam, 2 Desember 2012. | Luong Thai Linh /EPA

Semakin murah harga bir per botol atau gelas, akan makin banyak seseorang mengonsumsinya. Itulah gambaran yang diperoleh Lokadata Beritagar.id setelah mempelajari data konsumsi bir dan indeks biaya hidup di Asia Tenggara (Asean).

Vietnam adalah negara dengan harga bir paling murah di Asean pada setahun terakhir, rata-rata US$ 0,58 per 0,5 liter. Total konsumsi bir di negara Indocina itu adalah 8,3 liter per kapita.

Posisi kedua adalah Kamboja dengan harga rerata bir US$ 0,7 per 0,5 liter dan konsumsi per kapita adalah 6,7 liter. Sedangkan Filipina ada di posisi ketiga dengan harga rerata US$ 0,83 per liter dan konsumsi per kapita 6,6 liter.

Adapun Indonesia adalah negara dengan konsumsi bir paling rendah di Asean, hanya 0,8 liter per kapita. Selain harga bir yang relatif mahal dibanding tiga negara di atas, US$ 1,96 per 0,5 liter -- seperti halnya di Malaysia, konsumsi rendah juga dipengaruhi oleh pembatasan penjualan.

Bir tidak cukup mudah ditemui di Indonesia, minimal dibanding satu dekade lalu. Pemerintah (daerah) hanya mengizinkan penjualan bir di supermarket, hypermarket, atau hotel, dan tempat hiburan seperti kafe. Bahkan, sebagian daerah -- misalnya di Depok, Jawa Barat, sama sekali melarang penjualan bir di manapun.

Perbandingan harga bir dengan konsumsi per kapita di Asean.
Perbandingan harga bir dengan konsumsi per kapita di Asean. | Lokadata /Beritagar.id

(Konsumsi) bir di Indonesia memang menjadi polemik. Dengan latar belakang mayoritas masyarakat adalah muslim, konsumsi menjadi terlarang dari sudut pandang agama Islam karena berisi alkohol -- walau kadarnya di bawah lima persen.

Sebagian pemerintah daerah pun mengeluarkan peraturan daerah (perda) yang melarang semua penjualan atau peredaran minuman beralkohol golongan A. Itu berarti termasuk bir.

Sementara Pemerintah DKI Jakarta memasuki tahap akhir untuk menjual sahamnya di PT Delta Djakarta Tbk yang antara lain menjadi produsen bir merek Anker. Sandiaga Uno, Wakil Presiden nomor urut 02 yang sempat menjadi Wakil Gubernur DKI, mengatakan bahwa rencana melepas saham itu demi laba halal.

"Kita ingin tentunya kita mendapatkan dividen yang halalan toyiban," kata Sandiaga pada 17 Mei 2018.

Jadi, soal peredaran atau konsumsi bir di Indonesia dikaitkan dengan isu agama. Berbeda dengan Kamboja yang menganggap para penikmat bir adalah "pahlawan".

Maklum, para penikmat bir juga menyumbang pajak yang besar untuk membiayai gaji guru, dokter, dan pegawai sipil. Itu sebabnya tak ada larangan apapun bagi warga Kamboja untuk mengonsumsi bir, tentu saja kecuali anak di bawah umur.

Perbandingan biaya hidup di kota-kota utama di Asean.
Perbandingan biaya hidup di kota-kota utama di Asean. | Lokadata /Beritagar.id

Kendati cukup bebas untuk mengonsumsi bir, Kamboja justru membatasi peredaran iklan bir sejak 2012. Menurut data WHO, hanya ada dua negara yang tidak membatasi iklan minuman beralkohol apapun; Vietnam dan Filipina.

Kebetulan, dua negara ini memang "raja" konsumsi bir. Bahkan harga bir di Filipina, misalnya di Davao, seolah menyesuaikan indeks biaya hidup. Harga bir di Davao dan juga di Ho Chi Minh (Vietnam) tetap murah di tengah indeks biaya hidup yang rendah.

Di Davao, indeks biaya hidup 34,98. Sedangkan di Ho Chi Minh mencapai 38,6. Standar indeks biaya hidup termahal, menurut data WHO, adalah New York di Amerika Serikat.

Dan bagi Vietnam, bir pun bukan hanya menjadi barang konsumsi -- melainkan juga industri. Secara perlahan, industri bir Vietnam meningkat pesat. Apalagi kota Hanoi juga punya festival bir layaknya pesta bir tahunan di Jerman.

Konsumsi bir di Vietnam pun kini melebar ke urusan kesehatan. Para dokter di wilayah utara menggunakan bir untuk menyelamatkan pasien yang keracunan alkohol. Meski begitu, metode ini masih kontroversial dan akan dipelajari pihak berwenang lebih lanjut.

Perbandingan harga bir di Asean
Perbandingan harga bir di Asean | Lokadata /Beritagar.id
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR