PELANTIKAN ANIES-SANDI

Virtual Reality dan instruksi nobar bagi PNS DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan (kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno (kanan) saat menghadiri acara selamatan dan doa bersama yang digelar DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta di Jakarta, Minggu (15/10/2017)
Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan (kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno (kanan) saat menghadiri acara selamatan dan doa bersama yang digelar DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta di Jakarta, Minggu (15/10/2017) | Reno Esnir /Antara Foto

Warga DKI Jakarta yang tak bisa menyaksikan proses pelantikan secara langsung di Istana, Balai Kota dan DPRD Jakarta, masih dapat menonton pelantikan di 12 kelurahan di Jakarta, melalui teknologi virtual reality (VR) dan nobar di kantor pemerintahan.

Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan dilangsungkan di Istana Negara, Senin (16/10/2017), mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo.

Menurut Pelaksana tugas harian Gubernur DKI Jakarta, Saefullah, Istana hanya membagikan 300 undangan untuk pemimpin pusat, menteri dan jajaran lembaga tinggi negara. Undangan juga hanya ditujukan untuk keluarga Anies-Sandi.

Karena itu, massa pendukung Anies-Sandi, diimbau tidak memaksakan untuk mendatangi Istana Negara saat pelantikan berlangsung. Para pendukung Anies-Sandi yang tidak mendapatkan undangan dapat langsung menyambangi Balai Kota.

"Saya mohon maaf atas para pendukung Anies-Sandi, undangan tidak semuanya terdistribusi. Jadi mungkin kalau mau beri ucapan selamat, silakan datang ke Balai Kota," ujarnya di Gedung Juang, Minggu (15/10), seperti dilansir CNN Indonesia.

Tim Anies-Sandi, akan menyiapkan teknologi VR dan acara nonton bareng agar warga bisa turut menyaksikan acara pelantikan. VR adalah teknologi dengan media mirip kaca mata yang memproyeksikan video secara empat dimensi. Pemakainya bisa merasa seakan-akan berada di tempat lain, sesuai dengan apa yang diproyeksikan dalam video.

Naufal Firman Yursak, Tim Komunikasi Anies-Sandi, mengatakan penggunaan VR itu hanya di 12 titik di seluruh Jakarta. Hal itu semata-mata karena alat kaca mata atau googles yang tersedia hanya 30 item.

Di 12 titik tersebut, warga disediakan satu virtual corner yang terdapat satu unit kaca mata VR. Lokasi tersebut dipilih berdasarkan kemudahan akses dan jaringan. Diumumkan oleh akun Jakarta Smart City, keduabelas lokasi itu terdapat di kelurahan:

Menteng Dalam, Pondok Kopi, Jatinegara, Pela Mampang, Cipete Selatan, Lebak Bulus, Tanjung Priok, Marunda, Penjaringan, Srengseng, Duri Kepa, dan Rawa Buaya.

Warga di wilayah lain di luar lokasi penempatan peranti VR, bisa menyaksikan lewat website atau aplikasi yang telah disediakan tim Anies-Sandi. Aplikasi itu dapat diunduh di toko aplikasi, namun tak disebutkan apa nama aplikasi yang harus diunduh.

"Sebenarnya ada dua cara. Bisa akses web dan apps. Apps dan web di smarteye.id. Nanti disiarkan live dari situ sampai prosesi selesai. Sudah bisa diakses sekarang," ujar Founder Smarteye, Edwin Pirwandesi, dikutip Okezone.com.

Berdasarkan pengamatan lewat situs smarteye.id, sudah tampak menu pembuka siaran langsung pelantikan dimaksud. Hingga artikel ini dibuat, tampilan laman itu menyajikan gambar bergerak dan tulisan "Coming Soon", atau "Segera Hadir".

Menurut kicauan akun Jakarta Smart City, siaran akan mulai ditayangkan pada pukul 13.00 WIB, atau satu jam sebelum acara itu berlangsung di Istana Negara.

Tangkapan layar live streaming VR dari situs smarteye.id
Tangkapan layar live streaming VR dari situs smarteye.id | Istimewa /smarteye.id

Sementara itu, Saefullah yang juga Sekretaris Daerah DKI Jakarta, telah memerintahkan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemprov DKI agar ikut menyaksikan prosesi pelantikan Anies-Sandi meski melalui layar lebar.

Perintah itu tertuang dalam Instruksi Sekda Provinsi DKI Jakarta No. 51/2017 tentang Pelaksanaan Kegiatan Nonton Bersama Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Masa Bakti 2017-2022 itu diterbitkan Kamis (12/10/2017).

"Para Wali Kota/Bupati administrasi, Camat dan Lurah Provinsi DKI Jakarta agar melaksanakan kegiatan nonton bersama dengan LMK, RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, dalam acara pelantikan gubernur DKI Jakarta masa bakti tahun 2017-2022 secara langsung menggunakan layar lebar di ruang pola atau aula kantor masing-masing," demikian isi instruksi Sekda DKI tersebut, yang dikutip Kumparan.

Pelantikan yang juga akan disiarkan secara langsung oleh beberapa stasiun televisi nasional, seperti TVOne, MNC TV dan Kompas TV, akan disiarkan kembali di kantor Pemprov DKI mulai dari tingkat Kota, hingga Kelurahan. Masing-masing diminta menyiapkan LCD Projector, PC atau laptop, layar, dan akses internet.

Sudin Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Barat, kemarin sore telah menyiapkan sekaligus menguji coba perangkat Virtual Reality (VR) di tiga kelurahan.

Dari Website Berita Resmi Pemprov DKI Jakarta, Kasudin Kominfotik Jakarta Selatan, Lestari Ady Wiryono, mengatakan pihaknya telah menuntaskan uji coba Virtual Reality (VR). Pemasangan dilakukan oleh Suku Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Selatan bersama Smarteye dan tim.

"Artinya, semua perangkat dan segala kebutuhan nobar telah siap," ujarnya, Senin (16/10). Ia menambahkan, empat kelurahan yang telah siap nobar dengan VR yaitu Kelurahan Cipete Selatan, Lebak Bulus, Menteng Dalam, dan Pela Mampang.

Lewat situs tersebut, dapat pula disaksikan siaran langsung atau live streaming acara pelantikan yang dimulai pada 16.30 WIB, lewat tautan ini: beritajakarta.id/live_stream.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR