SOROTAN MEDIA

Warga Pekanbaru salat Iduladha di tengah asap

Sejumlah peserta upacara peringatan HUT ke-62 Provinsi Riau mengenakan masker medis akibat asap menyelimuti Kota Pekanbaru, Jumat (9/8/2019). Provinsi Riau pada usianya yang ke-62 masih dibayangi masalah lingkungan khususnya kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan polusi asap, karena berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) luas kebakaran di Riau sejak Januari tahun ini sudah lebih dari 27 ribu hektare.
Sejumlah peserta upacara peringatan HUT ke-62 Provinsi Riau mengenakan masker medis akibat asap menyelimuti Kota Pekanbaru, Jumat (9/8/2019). Provinsi Riau pada usianya yang ke-62 masih dibayangi masalah lingkungan khususnya kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan polusi asap, karena berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) luas kebakaran di Riau sejak Januari tahun ini sudah lebih dari 27 ribu hektare. | FB Anggoro /Antara Foto

Warga Pekanbaru, Riau, Minggu (22/8/2019), harus melaksanakan salat Iduladha di tengah kepungan kabut asap. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah melanda provinsi di Pulau Sumatra tersebut sejak akhir Juli lalu.

Tim terpadu TNI, Polisi, dan Manggala Agni telah berupaya memadamkan api, tetapi belum seluruh wilayah berhasil ditangani.

Akibatnya, warga mesti menjalankan ibadah salat Iduladha dengan mengenakan masker.

Ringkasan

  • Kabut asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah di Riau, hingga kini masih menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau.
  • Pemadaman dilakukan oleh tim terpadu TNI, Polisi, dan Manggala Agni namun api belum sepenuhnya padam.
  • Berdasarkan pantuan satelit pada Ahad pagi pukul 06.00 WIB, terpantau ada delapan titik panas di Riau yang jadi indikasi awal Karhutla.
  • Dari jumlah tersebut ada enam titik yang terindikasi kuat merupakan titik api karhutla.
  • Warga terlihat ada yang membawa masker sendiri dari rumah, dan panitia juga membagikan masker kepada jamaah.
  • Staf analisis BMKG Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami, menyatakan jarak pandang di Pekanbaru pada Minggu (11/8) cukup buruk, hanya dua kilometer.
  • Ia menyebutkan kondisi berasap juga terpantau di Kota Dumai dengan jarak pandang 2 kilometer, dan Kabupaten Pelalawan 3 kilometer.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh antaranews.com dengan 3 pemberitaan, diikuti peringkat kedua suara.com dan riau24.com dengan 1 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik dimulai sejak pukul 00:00 hingga 08:00 WIB, dan merupakan puncak dari pemberitaan dengan total 3 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh detik.com dengan 59 interaksi, diikuti peringkat kedua antaranews.com dengan 57 interaksi. Selanjutnya suara.com dengan 13 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR