SOROTAN MEDIA

Zakir Naik minta maaf pada warga Malaysia

Zakir Naik saat memberi ceramah di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia (9/8/2019).
Zakir Naik saat memberi ceramah di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia (9/8/2019). | Stringer /EPA-EFE

Ulama kontroversial asal India, Zakir Naik, Selasa (20/8/2019), akhirnya meminta maaf atas ucapannya yang dinilai berbau rasis dalam ceramahnya di Malaysia beberapa waktu lalu.

Zakir, yang diperiksa selama 10 jam oleh polisi Malaysia pada Selasa (20/8), menyatakan tidak bermaksud menghina etnis India dan Tionghoa di Malaysia. Menurutnya, ucapannya telah ditarik keluar konteks oleh para pembencinya.

"Tak pernah saya berniat mengecewakan individu atau komunitas. Hal itu bertentangan dengan prinsip dasar Islam, dan saya memohon maaf atas kesalahpahaman ini," kata Zakir dalam pernyataan tertulis.

Zakir Naik telah mengungsi di Malaysia sejak 2016. Dia diincar pemerintah India atas tuduhan pencucian uang dan ujaran kebencian, namun Perdana Menteri Mahathir Mohamad menolak mengekstradisinya.

Ringkasan

  • Setelah diperiksa polisi Malaysia 10 jam hingga dini hari, akhirnya Zakir Naik minta maaf.
  • Ustaz kontroversial kelahiran India itu tengah dituding memberikan pernyataan rasis dalam sebuah ceramah di Negara Bagian Kelantan.
  • Pelarangan Zakir Naik menyampaikan ceramah ke publik di seluruh negara bagian Malaysia itu sudah beredar, dan kebenarannya dikonfirmasi oleh juru bicara Polisi Diraja Malaysia, Datuk Asmawati Ahmad.
  • Zakir mengatakan para pencelanya telah mengambil komentarnya di luar konteks dan menambahkan fabrikasi aneh pada komentarnya.
  • Kisruh ini bermula ketika Zakir menyebut umat Hindu sebagai minoritas di Malaysia memiliki "hak seratus kali lipat" ketimbang Muslim yang juga merupakan minoritas di India.
  • Selain itu, Zakir juga pernah menyatakan etnis China di Malaysia hanya "tamu" dan seharusnya dipulangkan ke negara asalnya.
  • Polisi Malaysia telah melarang Zakir Naik untuk berceramah di seluruh wilayah negara itu.
  • Ras dan agama adalah isu sensitif di Malaysia. Sekitar 60 persen dari 32 juta penduduk Malaysia adalah Muslim, sisanya mayoritas etnis Tionghoa dan India, yang sebagian besar beragama Hindu.

Sebaran Media

Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh republika.co.id dengan 4 pemberitaan, diikuti peringkat kedua tribunnews.com dan merdeka.com dengan 3 pemberitaan.

Jumlah berita per media
Jumlah berita per media | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Linimasa

Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 21:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 06:00 WIB dengan total 6 pemberitaan.

Jumlah berita per jam
Jumlah berita per jam | Robotorial /Content Analysis

Sebaran Facebook

Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh detik.com dengan 10127 interaksi, diikuti peringkat kedua merdeka.com dengan 1920 interaksi. Selanjutnya jurnalindonesia.co.id dengan 1470 interaksi pada peringkat ketiga.

Jumlah berita media di Facebook
Jumlah berita media di Facebook | Robotorial /https://www.sharedcount.com/

Sumber

Catatan Redaksi: Teks dan gambar dalam artikel ini diolah secara otomatis oleh program komputer. Penerbitannya melalui moderasi editor.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR