SOROTAN MEDIA

Surat dari Jatibaru: Sorotan Media

Sorotan media: Data topik paling banyak ditulis media daring.
Sorotan media: Data topik paling banyak ditulis media daring. | Tangkap Layar /Istimewa

Pembaca budiman,

Sejak pekan lalu, ada yang baru di Beritagar.id, yaitu topik Sorotan Media. Topik tersebut bisa muncul di kanal Berita, Arena, pun kanal yang lain.

Sorotan Media, adalah produk terbaru dari Beritagar Lab (Laboratorium Beritagar.id). Kontennya merupakan ringkasan topik berita yang paling populer (paling banyak ditulis) media daring, pada kurun tertentu, bisa sepekan yang lalu, kemarin atau hari ini.

Tampilan Sorotan Media dilengkapi dengan data media yang menuliskan, disertai dengan link back, volume berita yang ditulis media, hingga linimasa media yang menuliskan topik tersebut. Juga data tentang sebaran berita di media sosial (Facebook), untuk melihat amplifikasi dari berita tersebut.

Selama ini mesin kecerdasan buatan hasil kerja keras Beritagar Lab sudah menghasilkan beberapa bentuk konten otomasi. Kami menyebutnya sebagai konten Robotorial, seperti: Hasil Pertandingan, Prediksi Pertandingan, Prakiraan Cuaca, Gempa Bumi dan Pasar Saham.

Secara teknologi, Sorotan Media, satu tangga lebih di atas dibanding konten otomasi yang sudah ada. Mesin ini tugasnya cukup complicated.

Tugas awalnya adalah membaca lebih dari 500 media daring berbahasa Indonesia (sebagian besar terdaftar di Dewan Pers). Dalam sehari, setidaknya mesin harus membaca sekitar 10 ribu artikel atau berita.

Selanjutnya mesin mengkategorisasikan aneka berita tersebut sesuai topik bahasannya, semisal, politik, hukum, keamanan, ekonomi, peristiwa, olahraga, teknologi dan sebagainya.

Berikutnya mesin juga mesti mengenali berbagai elemen yang ada dalam pemberitaan, teman-teman teknologi menyebutnya NER (Named Entity Recognation). Dengan begitu mesin tahu persis yang disebut Jokowi dalam tubuh berita, adalah Presiden Joko Widodo.

Begitu pun yang ditulis dengan JK, maksudnya adalah Wakil Presiden Jusuf Kalla. Juga tempat, Soekarno-Hatta, misalnya, mesin bisa mengenali yang dimaksud adalah bandar udara, bukan proklamator.

Bagaimana mesin bisa melakukan itu semua? Adalah Rahadian Prajna Paramita, Wakil Pemimpin Redaksi; dan Kun Budiarta, Senior Programer; yang siang malam selama hampir dua tahun berdiskusi intensif, membaca referensi, melakukan uji coba, sampai akhirnya menemukan algoritma yang tepat.

Setelah bisa melakukan kategorisasi, mesin diminta meringkas (samerisasi) puluhan bahkan ratusan berita dengan topik bahasan yang sama.

Samerisasi ini pun bukan pekerjaan mudah. Mesin terus dilatih agar ringkasan yang dibuat tidak sekadar salin tempel kalimat atau alinea berita yang menjadi sumber. Mesin juga mesti bisa menghindari duplikasi ringkasan, akibat kesamaan (similarity) berita media satu dengan yang lain.

Ringkasnya, sejak pekan lalu, mesin kecerdasan buatan yang kami beri nama Media Monitoring, sudah mampu membuat ringkasan topik-topik berita yang paling banyak (dengan ukuran tertentu) ditulis oleh media daring.

Berbeda dengan Robotorial yang langsung diterbitkan oleh mesin, penerbitan Sorotan Media, dilakukan dengan moderasi oleh editor. Kenapa harus dimoderasi? Alasannya lebih karena prudential newsroom Beritagar.id.

Redaksi harus memastikan aspek kaidah jurnalistik masih tetap terjaga sekalipun tulisan itu dihasilkan oleh mesin. Karenanya, editor diberikan kewenangan untuk melakukan intervensi, mengubah judul. Misalnya, mengganti image yang relevan, juga menyunting, terutama bila tulisan oleh mesin tersebut tidak sesuai kaidah jurnalistik, semisal tidak berimbang.

Ke depan, mesin Media Monitoring ini sangat mungkin dikembangkan untuk keperluan yang lain. Untuk organisasi atau korporasi yang membutuhkan tools memantau pemberitaan media, sampai amplifikasinya di media sosial. Bahkan untuk pemetaan media daring dan pembuatan content analytic.

Uji coba ke arah tersebut tengah dilakukan. Bila organisasi atau perusahaan Anda membutuhkan layanan berbasis Media Monitoring, bisa menghubungi kami, bukan redaksi, tapi, bagian pemasaran.

Demikianlah pembaca budiman, kami terus berinovasi dalam mengembangkan konten. Ini semua untuk memberikan alternatif konten terbaik untuk Anda.

Kami terus berkomitmen, Merawat Indonesia melalui teknologi, data dan jurnalistik yang sesuai kaidah.

Salam.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR