Surat dari Jatibaru: Idulfitri 1440 Hijriah

Selamat Idulfiri 1440 Hijriah.
Selamat Idulfiri 1440 Hijriah. | Istimewa /Beritagar.id

Pembaca budiman, setelah Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal 1440 jatuh pada 5 Juni 2019, selanjutnya Nahdlatul Ulama dan Majelis Ulama Indonesia juga menetapkan hari yang sama.

Sidang isbat yang dilakukan Kementerian Agama dengan melibatkan unsur DPR, MUI, ormas-ormas Islam, serta perwakilan negara sahabat pun memutuskan hal yang sama.

Kita patut mensyukuri, Idulfitri 2019 jatuh pada hari yang sama 5 Juni. Tidak ada perbedaan antara pemerintah maupun ormas-ormas Islam besar. Ramadan tahun ini pun berlangsung sama, genap 30 hari, jumlah hari terbanyak dalam Ramadan.

Idulfitri tahun ini semestinya lebih istimewa, bukan sekadar waktu bagi umat muslim untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan antar sesama, namun lebih dari itu. Kita baru saja menjalani proses demokrasi, pemilihan umum yang melelahkan dan menguras energi, bahkan tidak dimungkiri nyaris mengoyak persatuan bangsa.

Kerusuhan 21-22 Mei, di tengah bulan Ramadan, adalah puncak kegagalan sebagian manusia Indonesia dalam mengendalikan diri. Setelahnya saling menyalahkan pun terus terpelihara. Ramadan kita telah ternodai.

Kita tentu tidak ingin kegaduhan seperti itu terulang lagi. Idulfitri kali ini bisa dijadikan momentum untuk mengubur semua keburukan itu. Mari saling memaafkan, mari kita tunjukkan bahwa kita adalah bersaudara dalam satu kebangsaan, sekalipun tak sedarah. Mari kembali fitri.

Selamat Idulfitri 1440, mohon maaf lahir dan batin.

Salam.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR