Surat dari Jatibaru: kanal Ramadan

Ilustrasi surat dari Jatibaru: kanal Ramadan.
Ilustrasi surat dari Jatibaru: kanal Ramadan. | Salni Setyadi /Beritagar.id

Ramadan tiba. Hari ini, umat Islam akan mulai menjalankan ibadah puasa. Bulan yang disebut penuh berkah dan rahmah. Puasa juga disebut bulan penuh damai. Karena kita semua dituntut untuk menahan diri dari hawa nafsu.

Hawa nafsu, terutama nafsu saling memaki dan menciderai yang dalam beberapa waktu belakangan ini makin menggejala. Ada yang menyebut beberapa tahun belakangan ini, kita makin radikal, makin intoleran.

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Berbekal keprihatinan itu, pada puasa tahun ini, Beritagar.id kembali bekerja sama dengan Islami.co. Situs yang dipimpin Savic Ali ini didedikasikan untuk menyebarluaskan informasi dan gagasan yang mendukung tumbuhnya masyarakat yang penuh toleransi dan kedamaian, baldatun toyyibatun (yang diberkahi Allah), dan diimpikan semua manusia.

Kami melakukan serangkaian diskusi kecil dengan tim Islami.co. Dalam diskusi itu, kami menemukan kegelisahan yang sama. Akhirnya kami bersepakat untuk mengangkat tema besar toleransi. Tema itu tentu kami sajikan dalam artikel-artikel yang menebarkan kedamaian. Artikel-artikel itu akan kami terbitkan di kanal Ramadan. Kanal ini akan tersaji mulai hari ini.

Bersama tim Islami.co, kami mencoba memunculkan kembali pikiran-pikiran segar bernuansa damai dari sejumlah tokoh. Kami munculkan empat tokoh. Ada mantan Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, cendekiawan muslim Nurcholish Madjid atau Cak Nur, mantan Ketua PBNU Hasyim Muzadi, dan pemikir muda Islam Ahmad Wahib.

Wahib, pemikir yang meninggal di usia muda, kita kenal sebagai orang yang pikirannya penuh gejolak. Kegelisahan Wahib bisa kita baca di buku "Pergolakan Pergolakan Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib" yang diterbitkan LP3ES.

Keempat orang itu memang telah tiada. Namun pikiran-pikiran mereka semasa hidupnya sangat menentramkan. Pikiran keempat tokoh itu akan kami tampilkan serial dan kami terbitkan setiap hari secara bergiliran.

Beritagar.id membawa misi yang sama dengan Islam.co untuk meneguhkan citra Islam sebagai agama yang bukan hanya rahmat bagi pemeluknya, tapi juga umat manusia pada umumnya. Karena itulah, kami menerbitkan kanal Ramadan.

Selain memunculkan pikiran-pikiran keempat tokoh itu, kami juga mengangkat budaya atau tradisi keislaman yang selama ini ada di Indonesia, ada juga tip, video, foto, reportase jalur mudik, hikmah, dan komik bernuansa humor.

Kami berharap, kanal Ramadan akan menambah khazanah pengetahuan pembaca tentang dunia Islam yang penuh kedamaian dan manfaat bagi seluruh umat manusia. Dengan cara seperti inilah kami terus mencoba relevan dengan kebutuhan pembaca, sekaligus demi memenuhi harapan pembaca yang haus akan informasi keislaman.

Akhirnya, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa.

Salam dari Jatibaru.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR