PANGGUNG TITIAN

4 Perancang Indonesia di panggung New York Fashion Week

Ilustrasi hijab mode
Ilustrasi hijab mode | Mentatdgt /Shutterstock

Indonesia kembali menorehkan nama di panggung New York Fashion Week, Amerika Serikat. Kali ini, empat perancang Tanah Air pamerkan karya di sana.

Dalam acara yang tahun ini bertajuk New York Fashion Week: The Shows itu, pengunjung bisa melihat koleksi terbaru dari Dian Pelangi, Itang Yunasz, 2madison Avenue by Maggie Hutauruk Eddy, dan Alleira Batik. Keempatnya serentak berlaga di atas panggung pada Kamis, 7 Februari 2019.

Dian Pelangi membawakan koleksi busana bersahajanya dengan mengusung tajuk #Socialove, yang pernah dibawakan di panggung Jakarta Fashion Week 2018.

Idenya kali ini terinspirasi dari mode di media sosial, yang berkiblat ke gaya streetwear yang kasual, khas Kota New York.

View this post on Instagram

Inspired by New York City and the growth of social media fashionistas, we present you #SociaLove! Interpreting the uniqueness and diverse styles of Social Media Darlings, especially the Hijabis of New York, with modern street-style that’s dynamic and sporty; a characteristic style of the Manhattan or Upper East Side women who are daring yet still looking chic. With this style in mind, Wardah’s InstaPerfect is the go-to make-up! Inspired by the looks of women in the world’s major cities that are active, dynamic, progressive, modern, unique, but still beautiful and confident. Look beautiful with bold and chic make-up with the InstaPerfect series. #WardahFashionJourney #WardahForNYFW2019 #WardahXDianPelangi

A post shared by DIAN PELANGI (@dianpelangicom) on

Karenanya, pada kesempatan kali ini, perancang yang sudah wara-wiri di berbagai panggung mode dunia itu pun menggandeng serta enam pesohor media sosial.

"Kami mempersembahkan 6 wanita yang merepresentasikan #Socialove. Mereka menemukan kebaikan di media sosial, mengambil kesempatan dengan memberi pengaruh positif bagi orang sekitar," ucap Dian, seperti dikutip Dream.co, Kamis (7/2).

Keenam pesohor media sosial tersebut adalah Siti Hajar Riska, Mega Iskanti, Soraya Larasati, Ayu Putrisundari, dan Dian Ayu Lestari.

Sedangkan, perancang mode senior, Itang Yunasz, harus absen karena kondisi kesehatannya yang tak memungkinkan. Namun, peragaan busana koleksinya yang bertajuk Tribal Diversity tetap berjalan mulus.

"Waktu fitting baju, asisten saya telepon, saya stand-by kamera. Untungnya, semua pas tidak ada yang perlu dipotong atau dikecilkan," kata Itang, seperti dikutip CNNIndonesia.com, Sabtu (9/2).

Meski harus berhadapan dengan waktu persiapan yang cukup sempit, hari itu, sederet busana bersahaja dengan tema tribal berbahan tenun Sumba itu mendapat sambutan dan tepuk tangan meriah dari para penonton.

"Saya dengar show berjalan lancar. Saya juga tanya ada tepuk tangan yang begitu hebat dan ada wawancara juga dengan media di sana. Bahkan, panitia sudah menyiapkan pertemuan dengan pembeli. Satu asisten saya masih di Amerika bertemu dengan buyer," ungkap Itang lagi.

Lalu ada Alleira Batik, ritel batik kelas atas besutan Lisa Mihardja, Zakaria Hamzah, Ade Kartika, dan Anita Asmaya Sanin. Kali ini, Alleira Batik menampilkan koleksi bertema Puspa, yang terinspirasi dari eksostisme dan keindahan bunga-bunga khas Bali.

Koleksi Alleira Batik pada peragaan tersebut bergaya modern dengan banyak semburat warna biru-kehijauan. Siluetnya terbilang feminin, dengan banyak bermain dalam model tunik dan gaun semi-formal.

Terakhir, ada 2madison Avenue yang juga mencoba untuk merepresentasikan keindahan Indonesia melalui koleksi bertajuk Seventh Earth.

Membawa warna-warni oranye, merah muda, hijau, dan biru, 2madison Avenue menggabungkan kain tradisional Indonesia dnegan gaya yang lebih modern.

View this post on Instagram

Keep calm, And just fight for your dreams. 👁 @2madisonavenue was on @nyfw runway, under the "Indonesian Diversity" flag by @ifg_nyc, and together with 3 other Indonesian fashion brands we opened the #NYFWFW2019 show, Feb 7th 19 at @industriasuperstudio, New York. ◾️ "Seventh Earth" A F/W 19 Collection by @2maggieson for @2madisonavenue. Music by @dardo_djf Video by @angelarompis. Coordinated by @ifg_nyc @indonesiancreativehub @superstylist_fashionworld @tetirompis. Styled by @fitbycoco_ Fittings assistants @uli.priscilla.tobing @moranggi and students from FIT New York. Makeup by @wardahbeauty Hair by @beautylikewhoa @derekmoserhair @thirteenspades. Models: @iman_mariah @olindz @liliyakalkamanova @n.akai, and beautiful NYC models. Supported by @riviereagency and so many amazing team from @nyfw. . Supported by @indonesianconsulate_ny @wardahbeauty @diarykiranti. . . . . . . . . . #fashion #fashionweek #NYFW #nyfwfw19 #indonesiandiversity #fashionIndonesia #editorial #2madisonavenue

A post shared by 2madison Avenue Apparel (@2madisonavenue) on

"Untuk koleksi ini, saya menggunakan kain - bahan tenunan tradisional dari Sumatera Utara yang sekarat sekarang karena tidak ada yang benar-benar ingin memiliki minat untuk menggunakannya," jelas Maggie Hutauruk, seperti dikutip Washington Square News, Kamis (7/2).

Performa empat perancang Indonesia itu meneruskan nama-nama ternama di dunia fesyen Indonesia yang pernah juga meramaikan panggung titian di New York. Mereka adalah perancang busana Barli Asmara, Catherine Njoo, Dian Pelangi, Melia Wijaya, Vivi Zubaedi, hingga penata rias Ryan Ogilvy.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR