5 Penyebab brain fog

MITRA: Woman Talk
Ilustrasi stres dan brain fog
Ilustrasi stres dan brain fog | Oatawa /Shutterstock

Ada banyak penjelasan di balik munculnya brain fog, yang membuat Anda mudah lupa dan susah fokus.

Namun begitu Anda menemukan penyebabnya, penanganan yang sesuai bisa membantu Anda menyingkirkan brain fog dari aktivitas sehari-hari Anda.

Dikutip dari Healthline, kita cek lima hal yang mungkin menjadi penyebab brain fog berikut ini:

1. Stres
Stres kronis bisa menaikkan tekanan darah, melemahkan sistem imun atau pertahanan tubuh, dan memicu depresi. Karena itu juga stres bisa menyebabkan kelelahan mental atau si brain fog itu. Ketika pikiran Anda kelelahan, otak jadi lebih sulit berpikir dan fokus.

2. Kurang tidur

Selain membuat tubuh kurang bugar, kurang tidur juga berpengaruh ke fungsi otak. Kurang tidur bisa membuat Anda sulit berkonsentrasi dan banyak pikiran berseliweran tanpa bisa fokus. Dari olahraga, makanan, sampai seks, upayakan agar Anda bisa memiliki tidur yang berkualitas.

3. Perubahan hormon

Naiknya hormon progesteron dan estrogen saat kehamilan juga bisa memicu brain fog, seperti short-term memory, sehingga perempuan lebih mudah lupa saat hamil. Serupa dengan perempuan hamil, wanita menopause juga mengalami brain fog karena menurunnya hormon estrogen pada tubuh mereka.

4. Diet dan alergi makanan
Kekurangan vitamin saat diet bisa membuat kita mengalami brain fog juga, terutama ketika tubuh kekurangan vitamin B-12 yang mendukung kesehatan otak.

Selain itu, makanan tertentu juga memicu reaksi alergi berupa brain fog sehingga Anda sulit berpikir jernih. Makanan penyebabnya antara lain MSG, aspartam atau pemanis buatan non sakarin, kacang-kacangan, dan produk susu.

5. Penyakit tertentu
Kondisi medis yang berkaitan dengan peradangan, kelelahan, atau perubahan level gula darah juga berdampak menyebabkan kelelahan mental atau brain fog.

Pada sindrom kelelahan kronis, misalnya, brain fog ini adalah salah satu gejalanya, yang membuat pengidapnya mengalami rasa lelah sehingga sulit berpikir secara berulang dalam waktu sekitar enam bulan.

Selain itu, brain fog serupa juga mungkin dialami oleh orang-orang yang mengidap fibromyalgia dalam aktivitas mereka setiap hari.

MITRA: Woman Talk
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR