5 Tipe bos dan cara menghadapinya

Kenali sifat bos Anda untuk menyiasati situasi.
Kenali sifat bos Anda untuk menyiasati situasi. | Shutterstock

Risiko bekerja -bukan menjadi pengusaha- adalah memiliki bos. Ada berbagai tipe bos, baik yang menyenangkan maupun menyebalkan. Kenali sifat bos Anda untuk menyiasati situasi.

Inilah 5 tipe bos dan cara terbaik yang dapat Anda lakukan demi terciptanya suasana kerja saling menguntungkan dilansir Business Insider.

Pecandu kerja

Bos tipe ini sulit memahami konsep keseimbangan antara bekerja dan menjalani hidup. Ia tak mengenal jam kerja, apalagi hari libur. Bos ini tak pernah izin sakit. Menurut penulis Working Ourselves to Death, Diane M. Fassel, perilaku ini akan berlanjut walaupun yang bersangkutan sadar hal ini tidak baik bagi kesehatan, maupun kualitas kerjanya. Anda tak perlu bersaing dengannya. Bekerjalah secara efisien.

Bos/Teman

Ia ingin berteman dengan semua karyawan. Bos tipe ini ingin dipandang sejajar, bukan sebagai atasan, dan disenangi karenanya. Jika memiliki bos tipe ini, maka tugas Anda adalah menjaga keseimbangan antara bekerja dan bergaul. Berteman dengan bos tak ada salahnya, selama pekerjaan Anda tetap beres pada waktunya. Bertemanlah dengan profesional. Mulus atau tidaknya pertemanan dengan bos Anda tergantung pada beberapa faktor, seperti dilansir Harvard Business Review.

Mikro manajer

Bos ini perfeksionis. Ia ingin terlibat dalam segala pekerjaan Anda dan mengontrolnya. Jangan sampai motivasi Anda hilang karenanya. Justru Anda dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berusaha sebaik mungkin dalam mengerjakan segala sesuatu. Forbes memberikan kiat menghadapi bos mikro manajer.

Di bawah standar

Bisa jadi bos ini tak lebih pintar dari Anda. Dalam artian, Ia orang baru di industri, atau belum lama masuk di perusahaan tempat Anda sudah lebih dulu bekerja. Langkah pertama adalah, jangan pernah bergosip tentang kompetensi si bos. Sebaliknya Anda justru dapat membantu, memberi pemahaman lebih. Bos ini akan mengingat Anda dan bisa jadi lebih mempercayai Anda.

Bos yang baik

Bos Anda masuk kategori ini jika Ia bersikap adil, mau mendengar, setia memberikan motivasi. Bos yang baik juga meminta pendapat dan masukan dari karyawan. Ia menciptakan suasana kerja positif, keinginannya tak lain adalah kesuksesan Anda dan karyawan lain. Menurut Linkedin, bos yang baik adalah bos yang efektif. Periksa apakah bos Anda memenuhi syarat-syaratnya.

Bos tidak selalu benar, bagaimanapun Ia adalah bos. Belajar dari kesalahan -apalagi kesalahan bos- adalah pengalaman berharga. Ingat saja untuk selalu memetik manfaat dari segala situasi.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR