6 Barang yang terlarang disimpan dalam kamar mandi

Ilustrasi kamar mandi
Ilustrasi kamar mandi | Artazum /Shutterstock

Lemari atau rak kamar mandi biasanya digunakan untuk menyimpan rangkaian produk kebersihan tubuh. Bentuknya pun beragam, ada yang sederhana, bertingkat-tingkat, dan menyerupai lemari kecil di bawah wastafel.

Sebaiknya, Anda jangan asal meletakkan dan menyimpan sejumlah barang kebersihan serta kecantikan tubuh pada rak atau lemari tersebut. Sebab, tidak semua produk yang cocok dengan udara di dalam kamar mandi yang cenderung lembap.

Kosmetik

Mengenakan kosmetik usai Anda mandi memang terdengar lebih efisien dalam menghemat waktu.

Namun, menyimpannya di rak atau lemari kamar mandi hanya menciptakan kekacauan yang akan merusak kualitas serta fungsi kosmetik Anda, misalnya, bedak pecah, taburan bubuk perias mata dan pipi, serta tetesan cairan kosmetik.

Cat kuku

Jejeran botol cat kuku atau kuteks dengan aneka warna yang terang dan gelap memang menciptakan pemandangan yang segar. Hal ini tak berarti Anda harus menyimpan semua koleksi cat kuku pada rak kamar mandi. Selain, hanya akan membuatnya terlihat penuh, kuteks juga rentan tumpah dan meninggalkan bekas tetesan yang susah hilang.

Selain itu, kualitas kuteks yang disimpan dalam kamar mandi lebih cepat mengalami penurunan dibandingkan apabila Anda menyimpannya di kamar tidur.

Alat cukur

Alat cukur biasa digunakan laki-laki untuk membersihkan kumis dan jenggot, perempuan menggunakannya untuk mencukur bulu ketiak. Fungsinya tersebut membuat alat ini menjadi tempat bersarangnya bakteri. Jadi, menyimpannya di dalam kamar mandi yang lembap dan tertutup membuat alat pencukur semakin mudah tertempel bakteri lebih banyak.

“Alat cukur mudah berkarat dan kemungkinan terpapar kotoran atau bakteri sangat tinggi. Sebaiknya, letakan alat pencukur pada ruangan yang lebih terbuka sehingga bakteri yang tertempel mudah terbawa angin dan udara,” ujar Gina Sloan, PhD, seorang direktur inovasi di Microban, perusahaan pengembangan teknologi produk antimikrobakteri dan odor.

Krim tabir surya

Udara lembap dan suhu yang naik turun (akibat mandi air hangat) membuat kamar mandi menjadi tempat penyimpanan krim tabir surya paling buruk. Perubahan udara yang cepat berganti tersebut membuat krim tabir surya cepat mencair, baik yang terbuat secara natural atau berbasis bahan kimia.

Kotak lensa kontak

Scott MacRae, M.D, seorang profesor opthalmology dan sains visual di University of Rochster, Amerika Serikat, mengatakan bahwa bakteri menyukai udara lembap seperti di kamar mandi.

Jadi, meletakkan kotak lensa kontak di kamar mandi sama saja dengan “mengundang” bakteri untuk hinggap di mata Anda.

Dia menambahkan bahwa bakteri, kotoran, dan protein yang menumpuk pada lensa kontak menyebabkan reaksi imun seperti konjungtivitis papiler, kondisi pembengkakan mata.

Tampon dan pembalut

Banyak perempuan yang menyimpan tampon dan pembalut dalam kamar mandi dengan alasan agar mudah dijangkau serta tidak kelupaan. Sekarang, setop kebiasaan ini.

Dr Alyssa Dweck dari New York, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa tampon dan pembalut terbuat dari serat kapas. Jadi, jika disimpan dalam kamar mandi yang lembap, bisa membuatnya menjadi “tempat tinggal” jamur dan bakteri.

Tentunya, hal tersebut sangat berbahaya karena keduanya digunakan pada vagina, bisa-bisa vagina Anda menjadi rentan mengalami infeksi dan luka berdarah.

“Anda yang suka mandi air panas sehingga menimbulkan uap, maka lebih baik simpan tampon Anda pada lemari yang berudara dingin dan gelap,” pungkas Dr Dweck.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR