7 Kabar penting seputar gaya hidup

Ilustrasi
Ilustrasi
© ESB Professional /Shutterstock

Karena kesehatan adalah kunci, maka kami pilihkan tujuh kabar seputar gaya hidup pekan ini yang membantu Anda untuk lebih memahami isu-isu menarik soal kesehatan, tak hanya tubuh, tapi juga kejiwaan.

Minyak esens, alami bukan berarti tak berisiko

Ketimbang resep dokter, pilihan menggunakan minyak esens yang alami untuk mengatasi sejumlah penyakit lebih diminati oleh sebagian orang. Selain efektif dan aman, manfaat kesehatan beberapa minyak esens juga didukung bukti ilmiah yang kredibel.

Riset tentang minyak esensial menunjukkan efek positif untuk berbagai masalah kesehatan. Di antaranya mengatasi infeksi, peradangan, stres, cemas, depresi, rasa sakit hingga masalah ingatan.

Pun demikian, bukan berarti Anda bisa menyamaratakan bahwa seluruh minyak esens 100 persen aman dan tak berisiko. Pengalaman perempuan ini buktinya.

Mengenal kanker lidah yang kerap "menipu"

Tak pernah ada yang menyangka, bahwa dari diagnosis awal sariawan biasa ternyata merupakan pertanda kanker lidah, Namun, realita itulah yang membuat nyawa Andrie Kurnia Farid melayang.

Menurut Oral Cancer Foundation, kanker lidah memang kerap "menipu". Awalnya, kanker akan tampil sebagai bercak putih atau luka mirip sariawan sehingga orang cenderung mengabaikan. Kondisi kanker baru bisa terdeteksi pada stadium 4, seperti yang dialami Andre.

Begini gejala dan upaya pencegahannya.

Sindrom Tourette, gejala dan pengobatannya

Tora Sudiro ditetapkan sebagai tersangka atas penyalahgunaan narkoba dan kepemilikan 30 butir Dumolid--obat penenang yang mengandung benzodiazepine. Menurut kuasa hukumnya, Lidya Wongsonegoro, Tora mengonsumsi dumolid lantaran menderita sindrom Tourette.

Apa sebenarnya sindrom Tourette? Kelainan ini dinamakan sesuai penemunya, Dr. Georges Gilles de la Tourette, ahli saraf Prancis yang pertama kali mendeskripsikan kondisi ini pada seorang perempuan Prancis berusia 86 tahun.

Sindrom Tourette adalah penyakit yang menyerang sistem saraf, menyebabkan penderitanya kerap membuat gerakan atau mengeluarkan suara spontan, tak terkontrol. Ini biasa disebut tics.

Mari mengenal penyebab, gejala, dan pengobatannya.

Konsumsi sayuran putih kurangi risiko kanker perut

Kanker perut adalah kanker keempat paling umum di dunia. Pria dan orang berusia di atas 55 tahun adalah yang paling berisiko menderita kanker perut.

Selain deteksi awal dan segera berkonsultasi ke dokter spesialis, kanker perut juga bisa dicegah dengan mengonsumsi lebih banyak sayuran berwarna putih. Ya, para ilmuwan telah meneliti orang-orang yang mengonsumsi sayuran putih dalam jumlah banyak, cenderung tidak terkena kanker perut.

Selengkapnya bisa Anda simak dalam artikel berikut.

Kesetaraan gender memengaruhi kecerdasan perempuan

Fungsi kognitif para perempuan paruh baya ternyata dipengaruhi tingkat kesetaraan gender di negara tempat mereka tinggal. Sebuah temuan baru menyatakan demikian.

Penelitian yang dilakukan sebuah tim dari University Paris-Dauphine, Norwegian Institute of Public Health dan Columbia University telah menganalisis hasil tes kognitif dari para laki-laki dan perempuan yang berusia antara 50 sampai 93 tahun di 27 negara, termasuk Eropa dan Amerika Serikat.

Dari penelitian ini, terbukti bahwa kinerja kognitif perempuan relatif meningkat terhadap laki-laki yang di negara-negara yang meninggalkan sikap tradisional terhadap peran gender.

Penulis utama penelitian tersebut mengatakan bahwa penelitian ini merupakan usaha untuk menjelaskan akibat buruk dan merugikan dari ketidaksetaraan gender terhadap kesehatan perempuan pada masa tua.

Mengapa demikian? Artikel ini menjelaskannya.

Gemar menimbun barang itu buruk

Kebiasaan--atau bisa dikatakan hobi--menimbun barang tidak baik. Perilaku ini ternyata merupakan salah satu gangguan kejiwaan yang dinamakan hoarding disorder.

Menurut deskripsi dari International Obsessive Compulsive Disorder (OCD) Foundation, orang yang memiliki karakter hoarder adalah mereka yang merasa kesulitan membuang--atau mendaur ulang, menjual, menyumbangkan--barang-barang mereka sehingga memengaruhi kondisi hidup hingga tempat tinggal mereka.

Sejauh mana dampak buruk kelainan ini? Sila baca di sini.

Jika anjing peliharaan menyerang

Sementara ditinggal sang nenek salat, Ramiza diketahui bermain seorang diri. Saat tengah asyik bermain, boneka yang dipegangnya jatuh mengenai kepala anjing yang sedang tertidur di halaman belakang rumah. Diduga karena kaget, anjing berjenis pitbull tersebut lantas menyerang Ramiza yang datang hendak mengambil boneka.

Padahal, menurut keterangan warga setempat, anjing berusia empat tahun itu jarang sekali terlihat marah, malah biasa bermain dengan Ramiza. Kondisinya saat kejadian pun terantai, tidak lepas.

Belajar dari kasus tewasnya Ramiza Bazigha (8) akibat digigit anjing peliharaan, apa yang sebaiknya dilakukan jika anjing menyerang?

Berikut langkah-langkah yang kami himpun dari berbagai sumber.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.