9 cara merawat diri dengan cuka apel

Aromanya tajam namun kaya manfaat.
Aromanya tajam namun kaya manfaat. | Leo Lintang /Shutterstock

Aromanya tajam menusuk hidung, namun cuka, khususnya cuka apel kaya manfaat. Termasuk untuk merawat diri.

Cuka apel atau apple cider vinegar (ACV) bersifat antiinflamasi, antijamur, dan antibakteri. Itu mengapa cuka apel adalah pilihan yang tepat untuk mengatasi berbagai masalah kulit dari ujung kepala hingga kaki.

Prevention melansir Women's Health menulis 9 cara memanfaatkan cuka untuk rambut dan kulit yang lebih terawat.

1. Pembilas rambut

Campur dua sendok makan ACV dengan satu cup air. Gunakan campuran ini untuk mencelup rambut setelah keramas. Setelah itu bilas dengan air. Gunakan pelembap rambut sebagai tambahan.

Asam asetat pada cuka apel akan menyapu bersih residu dari produk rambut yang Anda gunakan. Hasilnya, rambut lebih sehat berkilau. Panduan WikiHow berikut juga bisa Anda coba.

2. Merawat rambut berketombe

Campur air dan cuka apel dengan perbandingan 1:1. Oleskan ke kulit kepala sambil memijatnya. Lakukan ini sebelum keramas.

Anda juga bisa mencampur satu sendok teh ACV ke dalam botol sampo. Pijat kulit kepala saat menggunakannya.

Sifat antijamur alami cuka apel akan membantu membasmi ketombe. Asam dalam ACV juga akan membantu mengembalikan keseimbangan kadar pH pada kulit kepala.

Alhasil, kulit kepala sehat, Anda pun terhindar dari masalah jamur di kulit kepala.

3. Pelembut kulit

Masukkan sekitar 236 mililiter cuka sari apel ke bath tub penuh air hangat. Berendamlah selama 15 menit.

Kadar pH dalam cuka sari apel mirip dengan kadar lapisan asam pelindung kulit. Karena itu, berendam dalam air hangat bercuka akan mengembalikan keseimbangan pH.

4. Penyegar wajah

Campur satu sendok makan cuka apel dan dua cup air. Celupkan kapas ke dalam campuran ini. Oleskan pada ajah yang kering dan bersih.

InStyle melansir campuran satu sendok makan ACV dan beberapa tetes air juga bisa Anda coba. Gunakan tiga hingga empat kali dalam sepekan.

Kulit terasa lebih kencang. Tak perlu dibilas, aromanya akan hilang dalam sekejap. Asam alpha-hydroxy dan asam asetat dalam ACV akan enstimulasi sirkulasi dan memperkecil pori-pori.

5. Meredakan iritasi kulit setelah bercukur

Celupkan kapas ke dalam ACV. Oleskan ke area kulit yang dicukur. Sifat antiinflamasi pada cuka apel akan membantu meredakan iritasi kulit.

6. Merawat kulit yang terbakar matahari

Campur setengah cup ACV dan empat cup air. Rendam waslap, usapkan pada kulit yang terbakar matahari.

Cuka apel akan membantu mengembalikan keseimbangan kadar pH pada kulit. Mempercepat proses pemulihan, serta mencegah terjadinya luka.

7. Penyembuh memar

Celup kapas ke dalam cuka apel, tempel pada kulit memar dengan bantuan plester. Diamkan selama satu jam. Sifat antiinflamasi dalam ACV memicu sirkulasi dan mempercepat proses penyembuhan.

8. Merawat bekas gigitan serangga

Celup kapas ke dalam ACV, oleskan pada kulit yang digigit serangga. Asam dalam cuka apel akan menetralisir rasa gatal. Sementara sifat antiinflamasi dapat mencegah pembengkakan. Kemampuan ACV menyeimbangkan kadar pH akan membuat Anda lebih cepat pulih.

9. Melenyapkan bau kaki

Campur satu cup ACV dengan empat cup air dalam ember. Rendam kaki selama 15 menit. Bilas dengan air, keringkan.

Sifat antiseptik dalam cuka apel membantu melenyapkan bau, dan membersihkan kaki. ACV juga bersifat antijamur, jadi tak perlu khawatir akan gangguan jamur.

Menurut StyleCraze, cuka apel juga bisa menghaluskan tumit kaki.

BACA JUGA