PANGGUNG TITIAN

Aksi Menteri Susi hingga pencarian bakat di panggung JFW

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, berjalan di panggung titian Jakarta Fashion Week di Senayan City, Selasa (23/10/2018). Susi mengenakan busana rancangan Anne Avantie yang bertajuk Badai Pasti Berlalu
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, berjalan di panggung titian Jakarta Fashion Week di Senayan City, Selasa (23/10/2018). Susi mengenakan busana rancangan Anne Avantie yang bertajuk Badai Pasti Berlalu | Hafidz Mubarak A. /Antara Foto

Perhelatan tahunan Jakarta Fashion Week (JFW) 2019 masih berlangsung. Acara yang digelar hingga Jumat (26/10/2018) ini belum berhenti menampilkan sejumlah karya para desainer Indonesia..

Namun, ada satu aksi pada hari ketiga (Selasa 23/10) yang mencuri perhatian cukup besar ketika muncul Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, di panggung titian (catwalk). Susi mengenakan gaun rancangan Anne Avantie dalam koleksi terbaru bertajuk "Badai Pasti Berlalu".

Sebenarnya, Anne juga menggandeng sejumlah sosok populer. Antara lain Maia Estianty, Artika Saridevi, Rayi "RAN", Mika Tambayong, Patricia Gouw, Kimmy Jayanti, Tantri "Kotak", Kevin Julio, Surya Saputra, dan Marion Jola, yang membawakan sekitar 50 koleksi busana Anne.

Namun, sosok Susi dalam balutan luaran berwarna kuning bermotif tunik khas daerah Lombok dengan dalaman hitam mengejutkan publik yang hadir.

Di bagian kepalanya, perempuan yang populer dengan jargon "tenggelamkan" itu mengenakan turban berwarna biru. Penampilannya malam itu dilengkapi dengan kacamata hitam dan bot senada.

Susi hadir bukan untuk kepentingan dirinya, apalagi dia mengajukan syarat yang tidak mudah agar mau berjalan di panggung titian. "Saya sedang galang dana untuk bantu-bantu Donggala dan Palu. Kalau bu Anne bisa kasih 10 kapal, saya mau jalan di catwalk," kata Susi dilansir Viva.co.id, Selasa (23/10).

Selain kapal, lenggak-lenggok Susi malam itu menghasilkan dana bantuan bagi para nelayan Palu-Donggala hingga total Rp500 juta. Ada pula sumbangan 5.000 pasang sepatu dan sandal.

Mencari penata rias berbakat

Dari panggung lain, ada ajang pencarian bakat Make Over Make Up Artist Hunt 2018. Pemenang pada ajang pencari bakat ini akan diajak berpartisipasi dalam tim profesional Make Up Artist Backstage JFW tahun mendatang.

Dari proses seleksi berlapis yang ketat, telah didapatkan delapan pemenang yang resmi bergabung dengan tim belakang panggung JFW. Mereka ialah Bernadeth Natasha, Indah Aii, Indah Shafira, Intan Sakina, Lorita Young, Mareta Haditya, Rahma Talitha, dan William Ramadhanis.

"Make Over Make Up Artist Hunt 2018 merupakan bukti keseriusan kami dalam menemukan dan mengasah talenta MUA baru yang mampu berkolaborasi dengan industri fashion," jelas Stephanie Lie selaku Make Over Brand Manager kepada Beritagar.id, Rabu (24/10).

Delapan pemenang dipilih karena dinilai mampu mengikuti instruksi tampilan yang diminta, memiliki tingkat profesionalitas yang tinggi, serta cepat untuk menyerap ilmu yang diberikan oleh tim juri atau pun pengenalan produk Make Over.

Mereka pula nanti akan menjadi ujung tombak penampilan paripurna para model yang membawakan busana pada JFW edisi mendatang.

Tren rambut

Selain menampilkan koleksi busana para perancang, JFW juga kerap menjadi tolak ukur tren kecantikan dan rambut.

"JFW selalu menjadi ajang yang sangat ditunggu dalam perhelatan mode Indonesia. Kami percaya bahwa kemajuan industri tata rambut juga tidak lepas dari kemajuan industri mode," kata Hendra Purjaka, Brand General Manager L'Oreal Professionnel, seperti dikutip Tempo.co.id, Rabu (24/10).

Tahun ini, menurut Hendra, warna-warna rambut dingin seperti abu-abu dan ungu masih sangat diminati. Sedangkan tatanan rambut akan lebih unik dan ekspresif. Hal ini terlihat pada Rabu malam ketika ada rambut kepang dengan tambahan plastik dan membuatnya bergaya punk, hingga permainan aksesori rambut yang tak lazim.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR