Alasan KPR masih jadi pembiayaan favorit konsumen

SPONSOR: BCA
Ilustrasi KPR menjadi pembiayaan favorit konsumen
Ilustrasi KPR menjadi pembiayaan favorit konsumen | /Shutterstock

Dari tahun ke tahun, harga properti terus mengalami kenaikan. Bahkan, tingginya harga properti ditengarai menjadi salah satu pemicu rendahnya daya beli rumah, khususnya tapak, para generasi muda, milenial.

Tidak dimungkiri bahwa dalam hal urusan kepemilikan properti, rumah tapak dan apartemen, sebagian besar dari kita memerlukan waktu panjang untuk bisa menyiapkan dana yang cukup. Bukan sekadar waktu, strategi perencanaan keuangan pun sudah selayaknya dipikirkan masak-masak oleh calon konsumen agar target membeli tempat tinggal bisa tercapai dalam rentang waktu yang ditentukan.

Untuk masalah pembiayaan, kredit kepemilikan, baik rumah tapak maupun apartemen, merupakan cara pembayaran yang masih menjadi favorit konsumen. Fakta tersebut termaktub dalam Survey Harga Rumah BI Triwulan II 2019. Meski hanya 0,16%, namun jika dibandingkan dengan triwulan I 2019, sumber pembiayaan kepemilikan properti dengan menggunakan KPR/ KPA pada triwulan II 2019 mengalami kenaikan menjadi 74,32%.

Sumber pembiayaan konsumen membeli properti
Sumber pembiayaan konsumen membeli properti | Fadhlan A. /Beritagar.id

Dari diagram di atas terlihat bahwa KPR masih menjadi sumber pembiayaan favorit para konsumen dalam membeli rumah. Ada beberapa faktor yang membuat KPR/ KPA masih menjadi pilihan utama konsumen di tengah tingginya harga properti.

Pertama, adanya keringanan biaya down payment (DP) dan cicilan bulanan. Kredit kepemilikan rumah (KPR) atau kredit kepemilikan apartemen (KPA) saat ini menawarkan cukup banyak fitur fleksibel yang memudahkan konsumen saat membayar, terutama bagi mereka yang akan membeli rumah atau apartemen pertama.

Untuk urusan DP, saat ini banyak bank yang bekerja sama dengan developer (pengembang) untuk melonggarkan biaya DP. Bagi calon konsumen pemilik rumah pertama, Anda bisa mendapatkan kemudahan DP 10 persen dari harga rumah. Sementara, untuk keringanan biaya cicilan bulanan konsumen, saat ini sudah banyak bank yang menawarkan tenor kredit panjang, bahkan hingga 20 tahun.

Menariknya fitur kemudahan pembiayaan yang ditawarkan oleh KPR dan KPA, seolah mengamini fakta lapangan yang menununjukkan tren pertumbuhan KPR dan KPA dalam rentang Juni 2017-Juni 2019 yang dirangkum dalam Survey Harga Rumah BI Triwulan II 2019.

Pertumbuhan KPR dan KPA
Pertumbuhan KPR dan KPA | Fadhlan A. /Beritagar.id

Lebih jauh, faktor yang juga menjadi daya pikat bagi konsumen dalam memilih KPR adalah penawaran bunga yang bersaing dan cenderung stabil. Oleh karena itu, demi kenyamanan Anda dalam pembiayaan selama masa tenor, sebelum memilih bank, wajib bagi konsumen lebih teliti membedah fitur dan ketentuan kredit yang ada di suatu bank. Pastikan Anda memilih bank yang menawarkan kemudahan pengajuan kredit hingga bunga yang cenderung kompetitif, seperti Bank BCA.

Untuk mendukung kemudahan dan kenyamanan konsumen dalam mengajukan KPR/ KPA, Bank BCA memberikan keleluasaan kepada konsumen untuk mengajukan kredit secara online (daring). Mulai dari pengajuan hingga proses, calon konsumen bisa mengaksesnya dan memantaunya secara langsung dan online lewat situs bca.co.id. Selebihnya, pihak BCA yang akan menghubungi nasabah dan menindaklanjuti kredit yang diajukan.

Sedangkan jika bicara bunga, agar konsumen #BebasWorry selama tenor, KPR BCA menyediakan beberapa pilihan kredit dengan bunga menarik yang bisa disesuaikan dengan keuangan Anda, seperti suku bunga tetap (fixed) dan Fix & Cap. Bahkan, bagi Anda yang belum memiliki gambaran sama sekali tentang dunia KPR/KPA, Anda bisa mencoba simulasi kredit terlebih dulu di laman BCA. Anda bisa mencobanya melalui tautan berikut.

Sementara, bagi Anda yang sudah menentukan tempat tinggal yang akan disasar, Anda bisa langsung mengajukan KPR/ KPA secara online lewat tautan berikut. Pastikan proses kredit dan selama tenor cicilan Anda #BebasWorry dengan KPR BCA.

SPONSOR: BCA
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR