Apakah berbahaya tidur dengan rambut basah

Ilustrasi rambut basah
Ilustrasi rambut basah | GBALLGIGGSPHOTO /Shutterstock

Aktivitas yang padat dan melelahkan acap kali membuat banyak orang malas untuk mengeringkan rambut.

Bayangan untuk langsung tertidur di atas kasur yang empuk tentu terasa lebih menyenangkan daripada harus mengeringkan rambut dengan hair dryer atau menunggu kering secara natural.

Namun, apakah tidur dengan rambut dalam kondisi basah memberikan dampak baik atau buruk?

Lori Panarello, seorang konsultan dari KMS Global Stylist, mengatakan tidak masalah tidur dalam kondisi rambut basah.

Penjelasannya berangkat dari pengetahuan serta pandangan sebagai seorang penata rambut.

“Tidur dengan rambut lembap sebenarnya dapat memperindah gelombang rambut agar terlihat alami. Namun, mengerikan rambut terlebih dulu secara natural memang lebih baik untuk kesehatan kulit kepala dan helai rambut,” ujar Panarello

Dia menambahkan bahwa tidur dengan rambut kering alami menciptakan produksi minyak rambut secara natural.

“Hal itu membuat struktur rambut tetap terjaga indah, Anda pun terhindar dari rambut pecah-pecah, dan kering,” imbuhnya.

Dia tetap memperingatkan bahwa lebih baik tidak tidur dengan rambut dalam kondisi basah kuyup. Cara tersebut tidak akan membuat rambut Anda benar-benar kering, Anda hanya akan mendapatkan rambut lepek pada pagi hari.

Dia menganjurkan, lebih baik keringkan dulu rambut dengan handuk sebelum tidur. Tujuannya untuk menjaga kutikula rambut terawat sehat.

Kemudian, dia juga menyarankan solusi lain dalam menata rambut yang lembap pada pagi hari akibat tertidur dalam kondisi basah, yakni mengeringkannya menggunakan alat pengering dengan panas tinggi, tetapi kecepatan rendah.

“Setelah rambut terasa kering, tata rambut dengan gaya tidak formal menggunakan gel, krim, atau hairspray,” imbuhnya.

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah tidur dengan rambut basah memberikan efek samping terhadap kesehatan tubuh?

Berdasarkan penjelasan Dr Amber Tully, seorang dokter kesehatan keluarga di Cleveland Clinic, AS, pemikiran tidur dengan rambut basah menyebabkan sakit adalah mitos tanpa dasar ilmiah.

Dia mengatakan, banyak orang khawatir menderita flu, pilek, dan batuk bila tidur dalam kondisi rambut basah.

Hal yang perlu diketahui adalah penyakit tersebut terjadi akibat virus, bukan rambut basah.

Jadi, tidak ada hubungan antara rambut basah dan flu.

“Anda mungkin merasa tubuh mengalami demam karena semalam tidak mengeringkan rambut, tetapi Anda tidak akan menjadi sakit,” jelas Dr Tully.

Namun, menurut uraian artikel di laman Hello Sehat, dr Tania Savitri memaparkan, tidur dalam kondisi rambut basah bisa mengganggu kesehatan. Salah satunya adalah sakit kepala.

Dia menuliskan, pada pagi hari kepala akan terasa berat dan terasa pusing. Sebab, suhu kepala Anda yang dingin tidak dapat menyesuaikan dengan suhu tubuh Anda yang masih hangat setelah beraktivitas seharian.

Selain itu, Anda bisa mengalami infeksi kulit kepala karena bantal bisa jadi tempat berkembang biak bakteri dari keringat, kotoran, debu, air liur, dan sel-sel kulit mati. Kondisi tersebut semakin parah apabila Anda tidur saat rambut benar-benar basah.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR