Apakah cairan vagina Anda normal?

MITRA: Woman Talk
Ilustrasi masalah pada vagina.
Ilustrasi masalah pada vagina. | namtipStudio /Shutterstock

Keputihan mungkin sulit dihindari oleh perempuan. Tetapi jika Anda mengalaminya, bukan otomatis berarti ada yang salah dengan kesehatan vagina dan alat reproduksi.

Jika keputihan bersifat encer, tidak berwarna, tidak berbau, dan dipengaruhi oleh hormon sehingga meningkat pada pertengahan siklus haid, berarti itu normal. Tetapi ada juga yang merupakan tanda kelainan pada organ reproduksi perempuan, karena itu kenali ciri dan artinya.

1. Bacterial vaginosis

Gejala: cairan dengan jumlah lebih banyak dari normal dan beraroma tak sedap.

Penyebab: hilangnya flora normal di vagina sehingga terjadi pertumbuhan bakteri anaerobik berlebihan.

2. Trichomoniasis vaginalis

Gejala: cairan dengan jumlah banyak, beraroma kurang sedap, berwarna kehijauan, berbusa dan terasa sangat gatal.

Penyebab: Trichomonas vaginalis.

3. Kandidiasis vulvavaginalis

Gejala: cairan keluar dengan jumlah banyak, kental seperti susu atau krim, dan terasa sangat gatal.

Penyebab: Jamur Candida albicans

4. Infeksi Gonore

Gejala: Cairan keputihan lebih banyak banyak dari biasa. Umumnya didiagnosis pada saat pap smear.

Penyebab: Bakteri Neisseria gonorrhoeae.

5. Infeksi bakteri non-spesifik

Gejala: Cairan keputihan lebih banyak dari biasa.

Penyebab: Yang paling sering terjadi adalah infeksi bakteri Chlamydia trachomatis.

Jika Anda mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas, segera konsultasikan ke dokter spesialis kulit untuk pemeriksaan lebih lanjut dan diagnosis lalu pengobatan yang tepat.

MITRA: Woman Talk
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR