Apakah urine berbusa berbahaya

MITRA: Woman Talk
Ilustrasi buang air kecil
Ilustrasi buang air kecil | Demkat /Shutterstock

Mungkin kita semua sudah tahu bahwa level hidrasi yang cukup salah satunya ditandai oleh warna urine yang tidak pekat.

Namun, tahukah Anda bahwa kejernihan urine juga mencerminkan kesehatan? Air seni yang tidak jernih, dalam konteks ini tampak berbuih, mungkin saja menandakan ada gangguan dengan kesehatan Anda.

Aliran urine Anda memang cepat

Tenang, air seni berbuih tak selamanya berarti Anda punya gangguan kesehatan, kok. Dr. Yaakov Liss, dokter spesialis kesehatan ginjal New York mengatakan kepada Women’s Health, selama air seni tampak normal, frekuensi air seni berbusa yang terjadi sangat jarang bisa saja berarti Anda memang memiliki aliran air seni yang sangat cepat. Ini bisa disebabkan salah satunya karena Anda kebelet buang air kecil setelah menahannya selama beberapa waktu.

Fungsi ginjal Anda terganggu

Ginjal berfungsi menyaring darah dan substansi lain dari air seni, seperti protein. Ketika kinerja ginjal terganggu, protein tidak tersaring dengan baik dan kadarnya berlebihan, menyebabkan urine jadi berbusa. Jika gejala ini disertai dengan retensi cairan di tubuh, kenaikan berat badan mendadak, atau malah sering haus berlebihan, segera temui dokter.

Anda dehidrasi

Menurut dr. Liss, semakin dehidrasi seseorang, semakin tinggi pula konsentrasi urinenya, yang membuatnya tampak berbuih. Apabila gejala ini tak disertai gejala lain yang lebih serius, misalnya retensi cairan atau warna urine yang pekat, tingkatkan asupan cairan Anda.

MITRA: Woman Talk
BACA JUGA