Berbagi tanggung jawab memasak di rumah, perlukah?

Ilustrasi berbagai tanggung jawab memasak di rumah, perlukah?
Ilustrasi berbagai tanggung jawab memasak di rumah, perlukah? | /Shutterstock

Perkara ‘siapa’ yang paling bertanggung jawab terhadap urusan domestik di rumah tangga masih banyak menjadi perdebatan. Apakah urusan domestik memang mutlak menjadi ranah dan tanggung jawab seorang istri?

Adanya ketimpangan tentang urusan karier hingga urusan domestik di antara istri dan suami kerap mengundang perbincangan yang tidak ada habisnya. Tentang apakah seorang istri boleh melanjutkan karier setelah menikah dan memiliki anak, hingga siapa yang paling bertanggung jawab terhadap urusan dapur tidak hanya mengundang perdebatan dari pasangan suami istri.

Lebih lanjut tentang pembagian peran dan tugas istri-suami, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Hakuhodo Institue of Life and Living (HILL) Asean pada 2018 mengungkap fakta yang menarik. Penelitian HILL ASEAN 2018 menunjukkan hanya 1 dari 3 suami yang bersedia membantu istri mereka untuk urusan dapur. Tidak bisa dipungkiri bahwa ketimpangan gender memang terpampang nyata di depan mata.

Belum lama, akun Lambe Turah memunculkan kontroversi dengan unggahan video barunya. Dalam video tersebut tampak suami istri tengah bertengkar di dapur dan disaksikan langsung oleh anak mereka.

Penyebabnya “sepele”, suami marah karena istrinya terlambat pulang sehingga ketika sang suami tiba di rumah tidak ada makanan yang bisa ia santap. Merasa dekat dengan potret tersebut? Harus diakui, persitiwa semacam itu bisa jadi bukanlah yang pertama terjadi di rumah tangga Indonesia.

Para suami terkesan masih enggan berbagi tanggung jawab terhadap urusan dapur. Tidak jarang suami membalas dengan agresif ketika disinggung tentang berbagi tugas di dapur, bahkan dengan tegas mengonfirmasi bahwa tidak selayaknya seorang suami memasak karena itu hanya tugas istri.

Dengan adanya video tersebut, muncul harapan agar pada kemudian hari dapat menjadi solusi isu kesetaraan gender. Dalam video tersebut, tampak seorang anak lelaki remaja yang hadir di tengah pertengkaran kedua orang tuanya dan tidak segan untuk mulai memasak. Sebuah aksi yang sederhana tetapi sarat makna.

Video tersebut menuai beragam kontroversi dan komentar di media sosial, terutama banyaknya istri yang setuju bahwa hal yang terjadi di dalam video adalah lumrah dan memuji aksi sang anak.

Tayangan video ini tentu berhasil menyadarkan publik akan kesetaraan gender di dapur, tapi sebenarnya siapa yang bertanggung jawab menyebarkan video ini?

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR