TIP KECANTIKAN

Bisakah minyak kelapa obati luka terbakar matahari

MITRA: Woman Talk
Ilustrasi berjemur
Ilustrasi berjemur | Verona Studio /Shutterstock

Minyak kelapa terkenal dapat digunakan untuk segala hal, mulai dari memanggang makanan hingga membersihkan ketombe di kulit kepala Anda.

Nah, karena minyak ini berasal dari kepala yang identik dengan pantai, jadi timbul pertanyaan, bisakah minyak kelapa digunakan untuk kulit untuk terbakar?

Menurut Estee Williams, MD, asisten profesor klinis dermatologi, ternyata jawabannya sama sekali tidak. Sampai saat ini, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa minyak kelapa lebih unggul daripada perawatan luka bakar yang sudah terbukti benar, seperti lidah buaya.

Minyak kelapa memang memiliki potensi untuk mempercepat penyembuhan kulit yang rusak akibat sinar matahari (baca: kulit yang masih kering, bukan terbakar) dan mencegah infeksi, tetapi minyak ini sangat tidak disarankan untuk mengobati kulit terbakar.

"Jika Anda ingin menggunakan minyak kelapa, sebaiknya lakukan setelah kulit menjadi dingin dan mulai sedikit pulih," kata Estee.

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), awal yang bagus adalah dengan mengoleskan waslap dingin yang lembap—bisa dengan direndam air atau susu—selama 10-15 menit setiap hari.

Kenapa susu? Mona Gohara, MD, profesor klinis dermatologi di Yale School of Medicine, menyebut bahwa protein dalam susu (susu apa saja) membantu melapisi dan melindungi kulit.

“Jangan lupa minum banyak air putih karena ketika penghalang kulit terganggu, air lebih mudah menguap. Semakin parah luka bakar, maka semakin besar kemungkinan tubuh Anda kehilangan air,” kata Mona.

Nah, setelah satu atau dua hari, barulah aman untuk mulai menggunakan minyak kelapa pada kulit yang terbakar.

Namun, Estee menganjurkan untuk mencobanya sedikit dulu pada area kecil untuk memastikan Anda tidak memiliki reaksi negatif atau alergi dengan minyak kelapa.

MITRA: Woman Talk
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR