PANGGUNG TITIAN

Busana lelaki serba denim dari PIMFW 2018

Peragaan busana dari Bateeq di Plaza Indonesia, Jakarta, Senin (24/9/2018).
Peragaan busana dari Bateeq di Plaza Indonesia, Jakarta, Senin (24/9/2018). | Magnifique PR /Plaza Indonesia

Gelaran Plaza Indonesia Men's Fashion Week (PIMFW) 2018 berakhir Jumat (28/9/2018). PIMFW sebagai satu-satunya ajang mode di Indonesia yang didedikasikan untuk para lelaki ini menggandeng belasan desainer dan rumah mode.

Para perancang lokal yang memamerkan karya dalam acara sejak 24 September di The Warehouse, Level 5, Plaza Indonesia, Jakarta, ini antara lain; Parang Kencana, Bateeq, Patrick Owen, Project x Rigio, Rama Dauhan, Ray Alan, ALLTHETHINGSIVEDONE, No'om No'mi, Danjyo Hiyoji, AMOTSYAMSURIMUDA, (X)S M.L x Mario Ginanjar, serta kolaborasi Alleira Batik dan perancang Malaysia Michael Ong.

Sedangkan rumah mode berskala internasional yang turut berpartisipasi adalah Marks & Spencer, Canali, Rococo The Men's Store, Antony Morato, Ted Baker, serta Diesel.

Seluruhnya mengusung denim sebagai tema besar pada peragaan musim ini. Dari sana lahir berbagai padu padan menarik yang bisa jadi inspirasi dalam berbusana.

"Salah satu gaya populer adalah denim yang dikenal sebagai produk fashion lelaki dan menjadi simbol yang fashionable dan wearable," jelas Senior Manager Event, Promotions, and Creative Services Plaza Indonesia, Ria Juwita, dalam Dream, Kamis (20/9).

Beberapa pertunjukan pun sukses curi perhatian dengan desainnya. Misalnya saja seperti para perancang berikut.

Batik denim Transformers

Pertunjukan yang digelar pada Senin (24/9) menjadi kali pertama bagi Bateeq untuk berlaga di panggung PIMFW. Mengusung tema "Shifter", jenama besutan Michelle Tjokrosaputro ini menghadirkan koleksi kapsul yang terdiri 30 tampilan; 22 busana lelaki, dan delapan untuk perempuan.

Pertunjukan ini juga menjadi malam peluncuran koleksi kolaborasi Bateeq dan Transformers 6. Tak heran, pada koleksinya Anda bisa dengan mudah menemukan gambar-gambar robot Bumble Bee kuning yang khas.

Tak kalah mencuri perhatian, ada sederet motif batik baru yang diciptakan oleh Bateeq. Motif tersebut ialah Bee Mega Mendung, Kawung Abu, Parang Ikat Bee, Keceh, Camouflage, dan Ceplok Tribal.

Motif tersebut dibatik di atas bahan katun, chambray, jacquard denim, polyester, dan beberapa campuran serat ramah lingkungan.

Kolaborasi Indonesia-Malaysia

Pada hari yang sama; rumah mode batik populer Indonesia, Alleira, berkolaborasi dengan perancang asal Malaysia, Michael Ong. Mengusung tema koleksi "Batik Now"; keduanya menghadirkan busana yang muda, santai, tapi tetap glamor dan mampu menyentuh kaum milenial.

Pada kolaborasi ini Alleira berperan sebagai perancang motif dan bahan, sedangkan seluruh desain hingga potongan polanya dipercayakan kepada Michael Ong.

Hampir semua busana pada tema kali ini berupa jaket lengan panjang. Selain itu setiap koleksinya dibuat dengan campuran bahan yang nyaman seperti katun, sutera, denim spandex, beludru, scuba, dan sebagainya. Alhasil setiap potong pakaiannya mampu tetap licin tanpa harus disetrika sehingga lebih mudah untuk dibawa bepergian.

Penduduk asli Indonesia

Mengusung tema "Indegenousity", kali ini label No'om Nomi ingin mempersembahkan koleksinya sebagai bentuk penghormatan kepada penduduk Indonesia yang beragam.

Hal ini ditampilkan dalam bentuk berbagai elemen. Misalnya penggunaan teknik tenun, tapi tetap menggunakan bahan denim.

Teknik ini digunakan dalam merancang busananya yang populer dengan gaya kontemporer, eksentrik, dan tak mengenal gender. Misalnya seperti jas dan rompi, celana panjang berukuran besar (oversized), dan sebagainya.

Seluruh koleksi jenama besutan Soetjipto Hoeijaja ini juga dibawakan oleh sejumlah wajah populer Tanah Air yang populer di media sosial. Sebut saja Karin Novilda (Awkarin), Jovi Adhiguna, hingga Genu.

Peragaan busana Diesel pertama di Indonesia

Salah satu yang paling membuat kehebohan ialah pertunjukan jenama asal Italia, Diesel. Sebab, ini merupakan kali pertama bagi Diesel untuk menggelar peragaan busana di Indonesia.

"Kami sangat senang untuk mengumumkan partisipasi Diesel di Plaza Indonesia Men's Fashion Week 2018. Ini adalah kali pertama kami berpartisipasi dalam acara tahunan ini dan bersemangat untuk berbagi gaya Diesel yang berani. Kami sangat berharap penonton menikmati menemukan elemen yang menarik dan tabrakan warna dalam potongan Diesel musim ini. "ucap Shannon Hartono, Wakil Presiden TIME International, kepada Beritagar.id.

Mengusung tema "Tekno Strangers", Diesel menampilkan padu padan denim yang saling melengkapi--mulai dari pakaian, tas, hingga sepatu. Koleksinya kali ini didominasi oleh jaket dan celana panjang kebesaran yang terinspirasi dari gaya anak sekolah.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR