KUALITAS HIDUP

Cara beres-beres ala Marie Kondo

Marie Kondo
Marie Kondo | Marie Kondo /Laman Facebook Marie Kondo

Apa yang kita inginkan belum tentu kita butuhkan. Untuk itu ada Marie Kondo.

Kondo adalah ahli beres-beres dari Jepang. Jika dulu terkenal karena bukunya, The Life-Changing Magic of Tidying Up: The Japanese Art of Decluttering and Organizing, kini ia punya program yang ditayangkan Netflix.

Tidying Up with Marie Kondo mulai tayang di Netflix pada 1 Januari 2019. Saat yang tepat untuk mulai beraksi membuat ruang hunian lebih tertata rapih.

Lewat tayangan ini, pemirsa diajak menyaksikan Kondo berpindah dari satu hunian ke hunian lain, membantu orang-orang di dalamnya membereskan barang-barang mereka. Ada yang baru akan melahirkan, kehilangan orang tercinta, juga penumpuk barang alias hoarder, dan lainnya.

Inilah beberapa ilmu yang bisa diambil dari tayangan delapan episode tersebut.

1. Terapkan metode KonMari

Untuk menerapkan metode ini, Kondo merekomendasikan proses beres-beres dibagi menjadi lima kategori. Pakaian, buku-buku, dokumen, komono alias ragam benda lain, dan benda-benda bernilai sentimental.

Kategori tersebut menurut perempuan 34 tahun ini sebaiknya dilakukan sesuai urutan. Komono yang dimaksud Kondo termasuk dapur, kamar mandi, mainan, garasi, dan lain-lain.

2. Mensyukuri hunian

Sebelum mulai proses beres-beres perempuan bertubuh mungil ini kerap duduk di ruang depan atau ruang utama suatu hunian dan menyapanya. Kondo akan mengajak pemilik rumah mengucap syukur atas hunian tempat berteduh dan membangun hidup.

Menurut Kondo, melakukan ini sebelum beres-beres bisa membantu Anda jadi lebih sadar akan hunian dan benda-benda yang Anda miliki.

3. Buat tumpukan besar

Apapun yang hendak Anda bereskan, buat semua dalam satu tumpukan besar. Baik itu pakaian, buku, foto, apapun itu.

Dengan demikian, terlihat seberapa banyak barang yang Anda miliki. Ini bisa membantu menyadari apa yang ingin disimpan dan disingkirkan. Satu tumpukan besar memudahkan Anda memilah dan memilih.

4. Simpan benda yang memantik sukacita

Inilah mantra khas Kondo saat memilah barang-barang. Untuk setiap kategori ia akan meminta Anda memegang setiap benda dan melihat apakah benda itu membuat Anda bersukacita.

Walau mungkin terkesan konyol, Kondo ada benarnya. Buat apa menyimpan sesuatu yang biasa-biasa saja?

Dengan memulai proses dengan pakaian lalu beralih ke kategori lain, niscaya kemahiran Anda menemukan sukacita akan makin terasah. Jika di awal masih ada sesal saat menyingkirkan ini dan itu, seiring berjalannya proses berpisah dengan benda-benda akan jadi lebih mudah.

Melipat baju dan meletakkannya dalam posisi berdiri.
Melipat baju dan meletakkannya dalam posisi berdiri. | Kostikova Natalia /Shutterstock

5. Simpan benda dalam posisi berdiri

Saat benda-benda sudah tersortir per kategori, kini saatnya menyimpan. Semua harus ada wadahnya, jadi tidak tergeletak begitu saja.

Untuk pakaian yang tidak digantung, Kondo mengajarkan cara melipatnya menjadi tiga dan meletakkannya dalam posisi berdiri alih-alih menumpuknya.

Model lipat pakaian seperti ini sangat efektif bagi yang menyimpannya dalam laci. Dalam posisi berdiri, Anda lebih mudah menemukan pakaian yang hendak dikenakan.

Lakukan ini untuk kaus, hingga celana jin. Laci pun jadi lebih rapih.

6. Sediakan wadah-wadah penyimpanan

Untuk menata laci, siapkan kotak-kotak kecil. Ini terutama berguna saat menata peralatan dapur, meja rias, atau meja kerja.

Selain itu, wadah-wadah kecil juga berguna untuk menyimpan pakaian dalam, beha, hingga kaus kaki dalam berbagai bentuk.

7. Atur menurut ukuran

Untuk barang-barang yang tidak bisa diletakkan dalam posisi berdiri sehingga mudah dilihat, aturlah berdasarkan ukuran. Ini membantu Anda mencarinya saat dibutuhkan dan mengembalikannya.

Sebab salah satu kesulitan terbesar dari proses beres-beres ala Marie Kondo adalah menjaga segala sesuatunya tetap rapih seperti semula.

Pun demikian, jika semua benda punya tempat tersendiri tentu lebih mudah.

8. Beristirahatlah

Bahkan seorang Marie Kondo yang punya dua anak balita mengakui rumahnya kadang-kadang berantakan. Ia juga pernah kewalahan.

Biasanya, saat mengalami ini Kondo memilih untuk tidur saja. Sebab beres-beres adalah proses.

Proses ini membutuhkan waktu. Perlu diketahui, setiap episode Tidying Up masing-masing pemilik ruang butuh waktu satu bulan untuk beres-beres.

Tidying Up with Marie Kondo | Official Trailer [HD] | Netflix /Netflix
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR