JOKOWI MANTU

Cerita di balik foto pre-wedding Kahiyang dan Bobby

Salah satu foto pre-wedding Kahiyang dan Bobby di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Salah satu foto pre-wedding Kahiyang dan Bobby di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. | All Seasons Photo /All Seasons Photo

Dua petugas jaga Situs Warungboto, Kota Yogyakarta, mendadak sibuk pada medio September 2017.

Pasalnya, mereka dapat info dari Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY tentang rencana penggunaan area situs itu untuk sesi pemotretan pre-wedding anak Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu (26), dan calon suaminya, Bobby Afif Nasution (26).

Informasi tersebut datang tiba-tiba, plus tanpa keterangan waktu.

"Pokoknya, kita diminta siap-siap pada Senin dan Selasa (11-12 September 2017)," kata petugas jaga--menolak namanya dipublikasikan--kepada Beritagar.id, di Situs Warungboto, Selasa (24/10/2017).

Mereka pun bergegas bersih-bersih wilayah situs. Satu kamar mandi milik warga juga dipersiapkan untuk keperluan rombongan Kahiyang dan Bobby.

Selasa (12/9/2017), sekitar pukul 14.00 WIB, rombongan Kahiyang dan Bobby akhirnya mampir ke Situs Warungboto.

Beberapa jam sebelumnya, personel polisi dan tentara sudah berjaga di sekitarnya. Area situs pun disterilkan dari pengunjung. Warga sekitar hanya bisa mengintip dari luar.

Adapun Kahiyang-Bobby berada dalam area situs bersama tim fotografer dan videografer dari All Seasons Photo--berbasis di Surabaya dan Bali.

Seluruh aktivitas mereka mendapat pengawalan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Ada pula dua petugas BPCB DIY yang mendampingi.

Warisan Hamengkubuwana II

Situs Warungboto merupakan bangunan pesanggrahan atau tempat pesiar yang dibangun pada 1785 Masehi.

Perancangnya adalah Putra Mahkota Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, KGPAA Hamengkunegara. Pada 1792, sang putra mahkota naik tahta dengan gelar Sultan Hamengkubuwana II.

Semula, tempat pesiar ini bernama Pesanggrahan Rejawinangun, sesuai lokasinya di wilayah Kelurahan Rejawinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta. Meski begitu, secara administratif, wilayahnya masuk pula dalam area Kelurahan Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Beriring waktu, pesanggrahan itu lebih dikenal dengan sebutan Umbul Warungboto, lantaran ada sumber mata air yang mengisi kolam-kolam di dalamnya.

Ada tiga bangunan di situs Warungboto.

Bangunan utama meliputi kolam dan mata air, pernah berfungsi sebagai tempat mandi raja dan para kerabat. Kini, kolam itu kering, mata airnya tak lagi aktif.

Selanjutnya, ada bangunan bertingkat di sisi selatan, yang jadi tempat raja melihat pemandangan. Satu bangunan lain berbentuk persegi panjang dengan sejumlah kamar.

A post shared by Gary Evan (@garyevan) on

Sesi pemotretan Kahiyang dan Bobby berlangsung dalam bangunan utama Situs Warungboto. Dalam bangunan itu ada dua buah kolam, masing-masing berbentuk lingkaran dan persegi--yang saling menyambung.

Konon, Kahiyang dan Bobby melakukan pemotretan di tepi kolam yang berbentuk lingkaran.

"Saya sempat berdiri di sini, tapi disuruh keluar sama Paspamres," kata petugas jaga yang mengantar Beritagar.id berkeliling situs Warung Boto.

Posisi petugas jaga itu berdiri adalah sebuah teras yang berjarak sekitar 20 meter dari tepi kolam. Dari situ, ia sempat berencana memotret Kahiyang dan Bobby dengan ponsel. Namun, niat itu urung terlaksana lantaran Paspampres memintanya keluar.

Petugas jaga itu juga menyebut bangunan bertingkat--selatan bangunan utama--sebagai titik lain dalam sesi foto Kahiyang dan Bobby.

Ia juga masih ingat pakaian Kahiyang dan Bobby dalam sesi pemotretan: baju merah nan senada berpadu kain tenun.

A post shared by Gary Evan (@garyevan) on

Dari Yogya hingga Nusa Penida

Sesi pemotretan Kahiyang dan Bobby ditangani Gary Evan, fotografer All Seasons Photo. Gary pula yang mengusulkan Situs Warungboto sebagai lokasi pemotretan.

Menurut Gary, sedari awal Kahiyang dan Bobby ingin mengangkat "local content"--bernuansa Nusantara--sebagai tema foto pre-wedding.

Tema itulah yang terlihat dari pilihan pakaian, macam batik, kebaya, dan kain tenun. Lokasi pemotretan juga menunjukkan kekayaan Indonesia, mulai dari pesona pantai hingga Borobudur. Pun ada sebagai latar hadir pula satwa: gajah dan rusa.

"Mbak Ayang (panggilan Kahiyang) minta lokasi di Jawa dan di Bali," kata Gary, kepada Beritagar.id lewat sambungan telepon.

Mulanya, ada dua kota di Jawa yang jadi opsi lokasi pemotretan: Yogyakarta atau Surakarta. Gary pun cenderung memilih Yogyakarta dan sekitarnya. "Saya lebih yakin di Yogyakarta, karena familiar dengan lokasi di sana," katanya.

Ia mengaku bersyukur karena usulannya diterima Kahiyang dengan senang hati. Tanggapan senada, kata Gary, juga didapat saat dirinya mengusulkan beberapa titik pemotretan--termasuk di Situs Warungboto.

Pemotretan perdana dilakukan di Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, Senin (11/9/2017).

Guna melakukan pemotretan, Kahiyang dan Bobby ikut berangkat bersama tim All Seasons Photo dari Surabaya. Kebetulan, sejoli itu baru saja menghadiri acara pernikahan kerabat di Surabaya.

"Kami naik kereta api ke Yogyakarta. Tanpa pengawalan. Asyik banget," ujar Gary, berbagi kesan atas perjalanannya bersama anak dan calon mantu orang nomor satu Indonesia itu.

Tiba di Stasiun Tugu, rombongan sudah ditunggu Paspamres. Mereka pun langsung menempuh perjalanan ke Borobudur dengan mobil.

Semula, Kahiyang ingin mengejar momen sunset (matahari terbenam) di Borobudur. Namun, hasil foto pada momen sunset tak cukup banyak karena kendala waktu. Di lokasi itu, Kahiyang-Bobby juga sempat berfoto dengan gajah di pelataran Candi Borobudur.

"Mbak Ayang enggak mau menerobos lampu merah. Meskipun risikonya, sunset tak terkejar," kata Gary.

Sesi foto berlanjut pada Selasa (12/9/2017), di Hotel Hyatt, Sleman, DI Yogyakarta. Ada tiga tema foto yang dilakukan di sana.

Guna membangun latar dilakukanlah pengaturan lokasi (setting) yang melibatkan penyedia jasa dekorasi, Royal Kinanthi Dekor.

Lepas tengah hari, rombongan menuju ke Situs Warungboto. Sesi pemotretan di Situs Warungboto, kata Gary, berlangsung lebih kurang 1,5 jam.

Sebenarnya, lokasi ini kurang populer bila dibandingkan dengan situs pemandian raja Taman Sari, Benteng Keraton Yogyakarta.

Namun, kata Gary, Kahiyang tak keberatan dengan pilihan tersebut. "Soal pilihan itu, sama konteksnya saat Mbak Ayang lebih memilih Nusa Penida ketimbang Nusa Lembongan yang lebih dikenal turis," ujar Gary.

Lepas pemotretan di Yogya, Selasa sore (12/9/2017), rombongan langsung terbang menuju Bali. Nusa Penida, pulau di sebelah tenggara Bali, jadi titik pemotretan berikutnya, yang berlangsung pada Rabu (13/9/2017).

Selanjutnya, wilayah Ubud-- dikenal kaya akan tradisi khas Bali--jadi pilihan Kahiyang dan Bobby untuk menutup sesi pemotretan pre-wedding, Kamis (14/9/2017).

Saat ini, Gary dan teman-temannya tengah menyiapkan sesi pemotretan untuk pernikahan Kahiyang dan Bobby. Mereka akan bertugas dalam setiap sesi seremoni, antara 6-8 November 2017.

"Jadwalnya belum kami terima. Tapi kami pastikan akan memotret dan merekam video," kata Gary.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR