TREN MODE

Disebut mirip ember, tas Gucci tetap laku keras

Gerai resmi Gucci di Milan, Italia saat gelaran Milan Fashion Week berlangsung, 24 September 2018.
Gerai resmi Gucci di Milan, Italia saat gelaran Milan Fashion Week berlangsung, 24 September 2018. | Casimiro PT /Shutterstock

Beberapa waktu lalu rumah mode Balenciaga mendapat serangan di internet. Sebabnya, tas The Carry Shopper yang saat itu baru diluncurkan disebut warganet mirip dengan tas plastik ritel mebel asal Swedia, IKEA.

Kejadian serupa pun baru saja menimpa Gucci, rumah mode asal Italia yang didirikan oleh Guccio Gucci pada 1921. Dilansir Independent, tas berbahan karet yang baru saja diluncurkan untuk penjualan daring itu mendapat berbagai julukan, mulai dari ember pel, ember penyiram tanaman, wadah es batu, hingga wadah pakaian kotor.

Meskipun telah diunggah pada September 2017 di akun resmi Instagram Gucci, tetapi hingga kini foto tersebut masih dibanjiri komentar tak sedap dari warganet. Hingga saat ini, Senin (26/3/2018), sudah ada lebih dari 1.700 komentar di sana.

"Akhirnya, ada wadah untuk pakaian-pakaian Gucci kotor saya," sebut @fi_shoe, salah seorang warganet di kolom komentar.

"1.000 dollar untuk sebuah ember pel," sahut @deidra.chanel.

Tas ini memiliki panjang sekitar 53 x 34 sentimeter, keseluruhan bagian tas dibuat di Italia dan 100 persen berbahan karet. Pada situs resminya disebutkan bahwa desain tas tersebut terinspirasi dari nostalgia mode pada era 70-an dan 80-an yang dikenal mudah dipadupadankan dan tetap fungsional.

Bentuknya yang unik dan ukurannya yang besar mengadopsi model tas pantai yang banyak dikenakan perempuan pada masa itu. Pada bagian muka terdapat huruf timbul (emboss) besar logo Gucci, lalu di bagian dasarnya Anda bisa mendapatkan tulisan timbul berupa kata Guccification, Sine Amore Nihil, Summer MMXVII, dan XXV. Setiap kode yang tertera mewakili arti yang spesial bagi rumah mode tersebut.

A post shared by Gucci (@gucci) on

Dirancang oleh sang Direktur Kreatif Alessandro Michelle, tas karet mewah ini merupakan salah satu dari sederet koleksi untuk Musim Semi/Panas 2018 yang ditampilkan pada Milan Fashion Week, di Milan, Italia, pada September 2017.

Tas karet ini hadir dalam empat pilihan warna, yakni merah muda milenial, merah, hitam, dan kuning keemasan.

Seperti dilansir TeenVogue, meskipun banyak dikritik karena bentuknya yang unik, koleksi jenama favorit Harry Styles, Gigi Hadid hingga Jennifer Anniston ini tampaknya tak pernah lolos dari incaran para pecinta mode. Terbukti, tak berapa lama setelah diluncurkan, tas-tas tersebut dikabarkan ludes terjual.

Lalu, beberapa hari lalu produk yang sama akhirnya diluncurkan kembali untuk penjualan daring di situs resmi Gucci, Nordstrom, Saks Fifth Avenue, dan Bergdorf Goodman.

Jika ingin memiliki sebuah tasnya, Anda harus mengeluarkan dana sebesar US $980 atau sekitar Rp13 jutaan.

Selain Gucci, beberapa nama lain pun pernah mendapat cemooh warganet. Tak hanya tas plastik biru ala IKEA, Balenciaga juga pernah meluncurkan koleksi tas jinjing yang disebut mirip dengan tas yang banyak dijual di pasar-pasar di Thailand dan Tanah Abang.

Lalu ada juga Supreme yang tahun lalu meluncurkan penahan kertas (paperweight) yang terbuat dari kotak berisi tumpukan uang kertas pecahan US $100.

Tak ketinggalan sepatu plastik koleksi Yeezy yang pernah dikenakan Kim Kardashian pun pernah mendapat komentar negatif di dunia maya. Sebabnya, sepatu koleksi Musim Semi 2017 tersebut bermodel bot setinggi lutut dan terbuat dari plastik bening. Pada beberapa foto, para pemakainya terlihat berkeringat sehingga mengeluarkan embun.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR