Fenomena buku mewarnai selama 2015

Mewarnai diyakini bisa membantu mengurangi tingkat stres.
Mewarnai diyakini bisa membantu mengurangi tingkat stres. | Sondem /Shutterstock

Mewarnai hanya buat anak? Tidak lagi. Orang dewasa saat ini keranjingan mewarnai buku gambar.

Carl G. Jung pada awal abad 20-an, adalah psikolog pertama yang menerapkan teknik relaksasi. Namun selama 2015 mewarnai menjadi fenomena.

Sebagai bukti, sembilan dari 20 buku-buku terlaris di Amazon didominasi genre buku mewarnai untuk dewasa. Hal sama juga terjadi di Booktopia, toko buku online terbesar di Australia, yang mencatat puluhan ribu buku terjual hanya dalam sebulan.

"Penjualan di tahun lalu (2014) bahkan tidak ada (buku mewarnai). Jadi ada peningkatan besar," ujar Head of Product dan Chief Buyer Booktopia John Purcell.

Memasuki pertengahan 2015 demam buku mewarnai mencapai puncak. Di Indonesia, buku mewarnai asal Amerika berjudul Secret Garden dan Enchanted Forest, adalah dua yang laris. Dua buku itu telah terjual 13,5 juta kopi di 50 negara.

Buku mewarnai bagi orang dewasa memiliki desain yang lebih detail ketimbang anak. Semakin besar nomor halaman, biasanya gambarnya akan makin rumit untuk diwarnai.

Seperti Secret Garden dan Enchanted Forest buatan Johanna Basford, seorang ilustrator asal Skotlandia. Buku yang dibanderol USD20 atau sekitar Rp290 ribu tersebut telah diterjemahkan ke dalam 14 bahasa di seluruh dunia. Menurut Basford, buku keduanya terinspirasi oleh kunjungan ke rumah kakek neneknya di Isle of Arran, Skotlandia.

Tentang prosesnya membuat ilustrasi yang sedemikian rumit namun indah, Basford bercerita. Bermula dari sketsa pensil sederhana, berkembang menjadi coretan pena dan tinta gambar besar.

"Bagi saya, grafis komputer terasa dingin dan tak berjiwa. Sementara hasil gambar tangan mampu menangkap energi dan karakter yang tak bisa direplikasi oleh piksel," paparnya.

Meledaknya tren ini tidak lepas dari efek terapi yang terkandung di dalam kegiatan mewarnai. Aktivitas tersebut, menurut Joel Pearson, pengajar di School of Psychology University of New South Wales, bisa menjadi pelepas stres. Sama halnya seperti ketika bermain game Tetris, membuat keramik dari tanah liat atau plasticine (lilin mainan).

#secretgarden #finallygotone #colouringbook Merci Meggie!

A photo posted by Mina (@spicymayoh) on

How to Color: Secret Garden Coloring Book /Anna Savala
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR