Festival kebajikan tampilkan beragam inovasi filantropi

Franky Wilerang, Ketua Perhimpunan Filantropi Indonesia, memberikan sambutan dalam acara konferensi pers FIFest 2018 (7/11/18).
Franky Wilerang, Ketua Perhimpunan Filantropi Indonesia, memberikan sambutan dalam acara konferensi pers FIFest 2018 (7/11/18). | Irsan /Beritagar.id

Setelah sukses diselenggarakan dua tahun lalu, Filantropi Indonsia Festival (FIFest) akan kembali digelar tahun ini. Ajang ini merupakan festival kebajikan yang memberikan gambaran ke publik mengenai transformasi kegiatan filantropi di Indonesia.

Semakin bertambahnya jumlah generasi milenial yang terjun dalam kegiatan filantropi telah menghadirkan transformasi kegiatan tersebut dari konvensional ke digital. Sehingga FIFest 2018 akan menjadi ajang yang tepat untuk memperkenalkan beragam metode baru dalam menyumbang dan membantu sesama, khususnya yang dilakukan melalui pemanfaatan teknologi digital.

Penyelenggaraan FIFest 2018 akan digelar pada tanggal 15-17 November 2018 di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center. Melalui ajang ini, masyarakat juga dapat mendapatkan gambaran mengenai peran dan kontribusi lembaga-lembaga filantropi di Indonesia dalam mengatasi masalah sosial dan memajukan kepentingan umum.

Festival ini akan diikuti lembaga filantropi nasional dan global, serta menghadirkan delegasi filantropi dari Tiongkok, Amerika Serikat, India, Kolombia, dan Singapura. Para delegasi yang hadir akan membagikan pengalamannya sekaligus menjajaki kemitraan dengan lembaga lain. FIFest 2018 rencananya akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (15/11/18) pagi.

Menurut Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia, Hamid Abidin, FIFest tahun ini digelar pada momentum yang tepat dimana kegiatan filantropi sedang berkembang pesat di Indonesia. Lembaga filantropi berperan besar dalam membantu mengatasi persoalan sosial melalui mobilisasi dan distribusi sumber daya. Hal ini terlihat dari besarnya jumlah sumbangan yang digalang dan didistribusikan kepada korban bencana Lombok dan Palu belum lama ini.

Apresiasi dan pengakuan terhadap tingginya tingkat kedermawanan masyarakat Indonesia juga datang dari dunia internasional. World Giving Index yang dirilis oleh Charity Aid Foundation, menobatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia. Indonesia mengalahkan Australia dan Selandia Baru di peringkat dua dan tiga.

Selain pameran, acara ini juga mnyuguhkan forum-forum diskusi dan pelatihan yang dapat diikuti oleh para pengunjung. Bagi Anda yang tertarik menghadiri FIFest 2018, dapat langsung datang ke lokasi acara dan tidak dipungut biaya. Informasi selengkapnya silakan kunjungi tautan ini.

Catatan redaksi: Beritagar.id merupakan mitra media FIFest 2018.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR