DESAIN

Fotografer dan desainer kesal, gambar Che untuk komersial

Kemasan rokok Che edisi Jepang. Landewyck, perusahaan tembakau Belgia, membuat rokok Che yang beredar di sejumlah negeri.
Kemasan rokok Che edisi Jepang. Landewyck, perusahaan tembakau Belgia, membuat rokok Che yang beredar di sejumlah negeri. | Antyo Rentjoko /Beritagar.id

"Awalnya sih saya diam saja. Saya nggak tahu siapa memasang gambar itu di kaus-kaus," kata desainer grafis Irlandia Jim Fitzpatrick (70) baru-baru ini.

Dialah seniman yang 50 tahun silam, dalam usia 21, mengolah foto Ernesto "Che" Guevara menjadi gambar kontras tanpa raster, hitam berisi putih wajah di atas latar merah.

Poster itu sangat terkenal. Hingga hari ini, Anda pun mungkin memilikinya. Berupa poster, kaus, hingga stiker (lihat komik Beritagar.id).

Menurut Reuters, yang disiarkan Voice of America kemarin (18/9/2018), Fitzpatrick di Dublin menyatakan kekesalannya kepada industri. Dia menyebut kemasan rokok yang memasang wajah Che sebagai pencurian.

"Ini soal serius karena saya membenci eksploitasi komersial," kata lelaki yang pada usia 16 pernah bersua Che itu.

Sang desainer tak menyebut nama perusahaan rokok itu. Namun sejauh ini diketahui, produsen rokok Che, yang terpasarkan di banyak negeri, adalah Landwyck dari Belgia. Perusahaan itu mempromosikan rokok Che sebagai rokok dengan tembakau tulen nan mahal tanpa saus.

Fitzpatrick membuat poster Che berdasarkan foto jepretan Roberto Korda, fotografer Kuba yang bernama asli Alberto Díaz Gutiérrez (1928 – 2001). Korda menjepret Che menghadiri pemakaman seorang pejuang di Havana, 1960 (lihat arsip Beritagar.id, 2015).

Hasil krop foto bertajuk Guerrillero Heroico itulah yang kemudian Fitzpatrick olah tak lama setelah Che wafat karena serangan militer di Bolivia, 1967.

Fitzpatrick maupun Korda sama. Mereka menggratiskan karya itu. Untuk desain asli, fail siap unduh ada laman Fitzpatrick. Harganya 0 USD. Hanya boleh untuk kepentingan nonkomersial.

Korda juga mengizinkan siapa pun memanfaatkan foto Che asalkan bukan untuk cari duit. Pada 2000 Korda menggugat penggunaan wajah Che untuk iklan vodka Smirnoff. Atas nama hak moral, Korda menggugat Lowe Lintas dan Rex Features, biro iklan dan perusahaan pemasok foto Che.

Pihak tergugat berdalih memanfaatkan foto public domain. Pengadilan London pada 2001 memutuskan tergugat harus membayar 50.000 USD (kurs sekarang sekitar Rp743 juta) kepada Korda. Uang itu kemudian dia sumbangkan kepada layanan kesehatan Kuba.

"Jika Che masih hidup, dia akan melakuan hal yang sama," kata Korda.

Infografik 5 Maret 2015,  memperingati 55 tahun foto Guerrillero Heroico  karya Alberto Korda.
Infografik 5 Maret 2015, memperingati 55 tahun foto Guerrillero Heroico karya Alberto Korda. | Antyo / Beritagar.id
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR