KUALITAS HIDUP

Ini keuntungan jadi orang spontan

Sosok yang spontan selalu menyenangkan dan penuh kejutan
Sosok yang spontan selalu menyenangkan dan penuh kejutan | Rachata Teyparsit /Shutterstock

Nama Yohanes Ande Kala alias Joni, siswa sekolah menengah pertama asal Desa Silawan, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, mendadak viral.

Aksi spontannya memanjat tiang bendera setelah tali yang akan digunakan untuk mengikat bendera terlepas dan tersangkut di ujung tiang bendera membawanya bertemu Presiden Joko Widodo di Jakarta.

Setahun sebelum kisah Joni menjadi viral, seorang anak di Provinsi Maluku, Reza Mangar juga melakukan hal yang sama. Lagi-lagi, tindakan memanjat tiang bendera tersebut dilakukan dengan spontan.

Sikap spontan membuat orang-orang seperti Joni dan Reza ini penuh kejutan. Mereka cenderung berani mengambil risiko dan tidak bisa ditebak, tindakan itu selalu dapat membuat orang-orang di sekitarnya terheran-heran.

Perilaku spontan, sebagaimana didefinisikan oleh Leon Seltzer, Ph.D., dinukil Psychology Today, adalah perilaku yang dilakukan tanpa perencanaan apa pun sebelumnya.

Anda adalah orang yang beruntung jika memiliki sikap spontan seperti itu. Karena bersikap spontan tanpa rencana ternyata punya manfaat unik.

Hal paling terasa adalah Anda bisa keluar dari zona nyaman. Dan tentu saja tidak perlu membuat persiapan atau rencana begitu detail untuk melakukan suatu hal.

Orang-orang spontan berpikir dan bersikap kreatif. Hal ini bisa terjadi karena Anda tidak perlu memikirkan dan melakukan hal di luar dugaan. Ide spontan yang muncul akan menumbuhkan jiwa eksplorasi.

Orang yang bisa bersikap spontan juga cenderung memiliki solusi untuk setiap persoalan. Spontanitas juga membuat orang lebih bahagia menjalani hidup.

Apa hubungan sikap spontan dengan kebahagiaan? Orang spontan tahu bagaimana membuat hidup tetap menarik dan menikmati semua yang terjadi, baik atau buruk keadaannya.

Karena itulah orang-orang yang bersikap spontan biasanya lebih merasa senang meskipun menjalani padatnya jadwal aktivitas harian. Karena salah satu ciri orang spontan itu adalah tidak membawa hal rumit menjadi semakin rumit, semuanya dibuat mudah, sehingga mereka jarang stres.

Kreativitas juga ditemukan berhubungan dengan orang-orang yang selalu bersikap spontan. Sehingga tidak heran jika sikap ini dekat dengan orang-orang dengan profesi sebagai seniman, pengambil keputusan dan juga sastrawan.

Kelebihan lain orang-orang spontan adalah mereka selalu menjadi sosok apa adanya. Tidak suka berpura-pura dan atau berpikir lama. Mereka juga bisa dikatakan jujur, dan selalu menjadi diri sendiri.

Berbagai hal positif tersebut pada akhirnya membuat seseorang lebih fleksibel dalam menghadapi sesuatu, tidak mengkhawatirkan hasil akhir. Orang spontan akan siap dengan tantangan dan hambatan yang ada di depan mata serta terbiasa mencari solusi.

Sikap spontan juga diyakini dapat membuat orang jauh dari kebosanan.

Spontanitas memang bisa menguntungkan, tapi orang yang tidak terbiasa bersikap spontan, perlu latihan untuk membiasakan diri. Berikut beberapa cara yang dapat melatih Anda.

Ubah kebiasaan

Jika setiap hari Anda bangun, bekerja, dan kembali ke rumah selama bertahun-tahun, tentu sulit mengubahnya. Tubuh seperti sudah memiliki program untuk melakukan hal tersebut.

Nah, perlahan-lahan ubah dengan cara menambah hal-hal baru ke dalam kebiasaan. Misal, jika biasa berangkat ke kantor dengan sepeda motor atau mobil, coba naik kereta api, angkutan umum atau bersepeda.

Atau jika terbiasa mengisi waktu makan siang di pusat belanja, tantang diri untuk sesekali membawa bekal dari rumah, atau memesan makanan di kantin. Hal kecil akan membuat kebiasaan lebih beragam sekaligus melatih sikap spontan.

Mencoba hobi baru

Lakukan aktivitas kegemaran yang baru dan menyenangkan. Anda juga bisa mencari komunitas pegiat hobi baru tersebut, berinteraksi dengan mereka dan menemukan kesenangan baru di sana bisa jadi cara efektif melatih sikap spontan.

Mengalahkan ketakutan

Menjadi spontan berarti keluar dari zona nyaman. Mulai dengan menulis daftar hal yang tidak Anda suka, atau bahkan takut untuk dicoba. Taklukkan ketakutan dengan berani mencoba. Ini salah satu terapi untuk bersikap optimistis dan spontan.

Lebih sering berkata ya

Ternyata sering berkata tidak sama artinya Anda telah membatasi diri sendiri. Dengan lebih banyak berkata ya, maka Anda mengundang banyak kesempatan baru untuk datang.

Sikap membuka diri ini selain baik untuk melatih spontanitas, juga membuat kepercayaan diri meningkat dan mengurangi rasa khawatir.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR