KESEHATAN

Ini yang terjadi bila Anda tidak mencuci tangan

Cuci tangan
Cuci tangan | Makieni /Shutterstock

Sejak kecil kita sudah diajarkan untuk rajin mencuci tangan demi kesehatan. Apa yang terjadi bila orang tidak cuci tangan dalam waktu lama?

Pembawa berita Fox, Pete Hegseth, mengatakan Ia tidak mencuci tangan selama 10 tahun. Menurut Hegseth, kuman bukanlah sesuatu yang nyata karena tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Ada banyak hal bisa terjadi jika seseorang tidak mencuci tangannya dalam waktu yang lama.

Pertama, waspadai penyakit pernapasan seperti pneumonia. Praktik cuci tangan yang baik dapat mengurangi pilek dan penyakit pernapasan hingga 16 sampai 21 persen.

Tidak mencuci tangan juga membuat orang rentan terkena flu. Ini karena 80 persen penyakit menular menyebar melalui sentuhan. Misalnya memegang gagang pintu penuh kuman kemudian menyentuh hidung.

Selain itu, penyakit berhubungan dengan diare. Karenanya dapat menyerang orang yang tidak rajin mencuci tangan dengan mudah.

Tanya McIntosh, seorang praktisi pengendalian infeksi di University of Kansas Medical Center mengatakan, mencuci tangan setelah pergi ke kamar mandi adalah waktu penting untuk memastikan kebersihan tangan.

Bakteri dan virus dari feses dapat menyebabkan berbagai penyakit terkait diare, termasuk salmonella, norovirus, dan E. coli 0157.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat melaporkan mencuci tangan adalah langkah sederhana yang bisa mengurangi jumlah penderita diare sebanyak 31 persen

Gara-gara tidak cuci tangan, orang bisa keracunan makanan. Kata Tanya, mencuci tangan adalah hal penting, termasuk saat memasak, demi mencegah kontaminasi silang.

"Makanan seperti daging mentah, sayuran dengan kotoran di atasnya, atau telur dapat mengandung bakteri berbahaya yang bisa membuat Anda sakit jika tidak ditangani dengan benar," katanya.

Memang ada banyak penyebab di balik keracunan makanan, tetapi salah satunya bisa diperparah dengan menyiapkan makanan dengan tangan kotor.

Sebagian besar wabah penyakit bawaan makanan disebarkan oleh tangan yang terkontaminasi. Praktik mencuci tangan yang tepat dapat mengurangi risiko penyakit bawaan makanan dan infeksi lain.

Semakin sedikit seseorang mencuci tangan, semakin besar peluang bakteri untuk menumpuk bakteri. Akibatnya, orang itu membuat diri sendiri terpapar lebih banyak penyakit.

Menghabiskan 20 detik untuk mencuci tangan dengan benar mungkin tidak terpikirkan, tetapi ini bisa melindungi tubuh dalam jangka panjang.

Anda bisa menginfeksi orang lain karena tangan menyentuh banyak barang sepanjang hari. Misalnya, dengan menyentuh gagang pintu, kunci, menyetir, memegang uang atau menyentuh wajah.

Ini berisiko karena Anda menyimpan kuman pada benda tersebut, kemudian menginfeksi orang lain yang menyentuhnya setelah Anda.

Kebiasaan ini pun bisa membuat Anda berisiko mengalami Hepatitis A. Gejalanya terlihat dari kulit menguning, urine berwarna gelap, mual, dan muntah.

Hepatitis A bisa terjadi ketika seseorang yang terkontaminasi virus tidak mencuci tangan secara menyeluruh setelah menggunakan kamar mandi dan menyiapkan makanan untuk orang lain.

Selain itu, tidak cuci tangan dapat berkontribusi pada resistansi antibiotik. Mencuci tangan adalah langkah paling penting agar tidak tertular infeksi, jadi melakukannya secara teratur dapat mengurangi jumlah infeksi yang menyebar.

Lebih sedikit infeksi berarti Anda tak perlu banyak antibiotik. Penggunaan antibiotik berlebihan merupakan penyebab utama resistansi antibiotik.

Bila berpikir tidak cuci tangan akan memperkuat sistem kekebalan tubuh, jawabannya bisa jadi salah. Memang dalam beberapa kondisi, paparan bakteri membantu Anda membangun sistem kekebalan tubuh yang baik.

Namun, tidak mencuci tangan bukanlah cara yang baik untuk membangun sistem kekebalan tubuh. Anda terpapar kuman setiap hari, itu saja sudah cukup untuk membangun kekebalan.

Mencuci tangan membuat Anda lebih sehat, bukan lebih kuat. Dengan mencuci tangan, sebenarnya Anda juga membantu mencegah penyakit dan penyebaran infeksi kepada orang lain.

Mencuci tangan dengan sabun menghilangkan kuman dari tangan. Ini membantu mencegah infeksi karena orang sering menyentuh mata, hidung, dan mulut mereka tanpa menyadarinya.

Kuman dari tangan yang tidak dicuci dapat masuk ke makanan dan minuman sementara orang tersebut menyiapkan atau mengonsumsinya. Tak hanya itu, kuman dapat berkembang biak di beberapa jenis makanan atau minuman, dalam kondisi tertentu, dan membuat orang sakit.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR