LITERASI

Kartun: Minat baca, kebiasaan baca

Makin ke sini sumber bacaan bukan lagi kertas. Cara menikmati juga berbeda, karena layar digital memberikan banyak interupsi dan godaan.
Makin ke sini sumber bacaan bukan lagi kertas. Cara menikmati juga berbeda, karena layar digital memberikan banyak interupsi dan godaan. | Salni Setyadi /Beritagar.id

BACA | Minat baca orang Indonesia rendah. Terutama minat baca buku kertas. Dari sepuluh ribu orang hanya seorang yang berminat baca. Lantas muncul dugaan, itulah lahan subur untuk mempersemaikan hoaks. Padahal belum tentu.

Minat baca adalah satu hal. Lalu kebiasaan baca adalah hal lain. Apakah semua orang harus menjadi pelahap kertas seperti, misalnya saja, Goenawan Mohamad, Seno Gumira Ajidarma, dan A.S. Laksana, yang kebetulan sastrawan dan eseis?

Tanpa kata "kebetulan" pun mereka tetap membaca buku dan dokumen kertas, plus dokumen digital.

Persoalannya adalah membaca sebagai kesenangan, syukur jadi kebutuhan. Tak harus buku berat — fisik maupun teks — yang konon mencendekiakan. Mengunyah buku-buku cara menjadi orang orang kaya (padahal penulisnya tak kunjung tajir), atau aneka kitab panduan bergaul, sekalian buku mengatasi stres dan mengenyahkan dengki, tentulah baik.

Persoalan berikutnya apakah membaca harus dari kertas? Tanpa memiliki Kindle pun banyak orang mulai nyaman membaca dari ponsel dan kadang tablet — bahkan dengan membayar konten.

Berbeda dari kertas, membaca di layar itu lengkap: sejak kepenatan mata sampai aneka gangguan bernama notifikasi. Gangguan lain adalah tergoda untuk segera berbagi di media sosial.

Tentu banyak membaca dari sumber apa pun bukanlah jaminan bahwa benak-dan-hati lebih tertata. Bisa saja seseorang memiliki perpustakaan pribadi yang besar — bahkan terbesar — tetapi ucapannya sering bikin mengkal masyarakat. Tak apa, toh mereka tak menugasi diri sebagai penghibur. Mencerahkan orang lain bisa dilakukan dengan cara mengesalkan.

Lalu buat apa membaca? Sekali lagi membaca juga soal kesenangan. Serupa orang main Solitaire atau Reversi di level paling gampang sambil menunggu Gojek datang. Ketika ditanya manfaat malah terkimbang-kimbang.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR