PELECEHAN SEKSUAL

Kasus pelecehan pun menyambar Prabal Gurung

Bella Hadid (depan) saat berjalan di panggung titian Prabal Gurung di New York Fashion Week, Amerika Serikat (12/2/2017).
Bella Hadid (depan) saat berjalan di panggung titian Prabal Gurung di New York Fashion Week, Amerika Serikat (12/2/2017). | Ovidiu Hrubaru /Shutterstock

Kaum perempuan belakangan ramai-ramai mengungkapkan sejumlah kasus pelecehan. Kasus pun menjadi besar lantaran para pelapornya menyeret beberapa nama yang populer di industri hiburan dunia.

Sebut saja Harvey Weinstein, Michael Douglas, hingga Aziz Ansari (h/t New York Times).

Baru-baru ini nama perancang mode Prabal Gurung pun ikut disebut melakukan pelecehan. Namun bukan pelecehan seksual, melainkan pelecehan fisik terhadap salah seorang mantan karyawannya.

Ia adalah Melissa Teitel, direktur penjualan Prabal Gurung --rumah mode asal Amerika Serikat. Dalam wawancara eksklusif dengan Vox (15/2/2018), ia membeberkan bagaimana perancang berdarah Nepal tersebut kerap membuatnya malu dan membenci dirinya sendiri.

Hal itu berawal saat para pegawai harus bekerja lembur ketika sedang menyiapkan sampel untuk koleksi terbaru jenama tersebut pada 2015. Teitel membawa sekantung camilan sehat yang dibelinya untuk rekan sekantor agar mereka bisa tetap bugar selama jam kerja.

Teitel yang saat itu sedang mengandung enam bulan pun turut mengkonsumsi camilan tersebut. "Anda tahu bahwa itu bukan porsi untuk satu orang, kan?" tanya Gurung, sang perancang sekaligus direktur eksekutif di depan sekitar sepuluh pegawai lainnya saat itu.

Teitel pun menjelaskan bahwa ia membawa camilan tersebut untuk semua orang di sana. Namun, penjelasan itu justru membuat Gurung makin gencar mengejeknya.

"Anda seharusnya tak mengambil makanan lebih banyak dari ukuran telapak tangan Anda," sebut Gurung yang sebenarnya juga terang-terangan mendukung gerakan #MeToo dan Time's Up --gerakan yang mengajak para korban pelecehan untuk bersuara.

Teitel melanjutkan bahwa selepas itu atasannya tersebut langsung menertawakannya. Teitel pun kehabisan kata-kata.

Itu bukan ulah Gurung yang pertama terhadap Teitel selama hamil, kebiasaan makannya, atau perubahan tubuhnya. Lelaki kelahiran Singapura 39 tahun silam itu kerap membuat komentar tak menyenangkan soal kenaikan berat badan Teitel yang cukup signifikan selama hamil.

kebetulan Teitel mengidap preeclampsia, gangguan tubuh yang pernah diderita Kim Kardashian selama masa kehamilannya. Alhasil tubuhnya membengkak hebat; mulai dari kaki, tangan, pergelangan, dan sebagainya.

Meski demikian, Gurung disebut tak mengizinkan Teitel untuk sedikit bersantai dengan mengenakan sepatu hak datar. Teitel tetap harus mengenakan hak tinggi sesuai peraturan yang berlaku di sana.

Pada Oktober, Melissa Teitel pun akhirnya melahirkan putri pertamanya. Ia mendapat cuti dari 10 September dan harus kembali masuk pada 26 Oktober 2015. Namun, karena ia melahirkan secara cesar dan langsung menyusui, ia meminta izin kepada perusahaan untuk dapat cuti lebih panjang atau setidaknya keringanan jam kerja.

Alih-alih dikabulkan, perusahaan justru memutus kontrak Teitel sebagai karyawan secara sepihak. Sebuah surel dilayangkan ke Teitel yang menyatakan bahwa dirinya sudah resmi mengundurkan diri dari perusahaan tersebut.

Menanggapi kabar ini, pihak Gurung yang dimintai keterangan oleh Vox mengungkapkan keprihatinan bahwa ada mantan pegawai yang mengalami kejadian tak menyenangkan selama bekerja untuk jenama tersebut. Namun pernyataan itu tetap kukuh menyebutkan bahwa Teitel memang mundur dari perusahaan karena keputusan pribadi.

"Ia sama sekali tak dapat mencerminkan semangat dan budaya yang ada di lingkungan kerja kami," ujar sang juru bicara.

Nama Prabal Gurung di dunia mode dikenal sebagai pribadi sekaligus label yang sangat mendukung para aktivis perempuan dan menghargai perbedaan.

Rumah mode yang didirikan pada 2009 tersebut juga mempekerjakan model dengan berbagai bentuk tubuh dan warna kulit. Pada 2017, ia juga menggaet seorang model transgender, Andreja Pejic, untuk beraksi pada peragaan busananya.

Dalam peragaan busana di New York Fashion Week 2017, Gurung menutup parade koleksinya dengan mengenakan kaus bertuliskan "This Is What A Feminist Looks Like".

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR