Kebiasaan berbuka puasa yang harus dihindari

SPONSOR: AQUA
Kebiasaan yang harus dihindari saat berbuka puasa
Kebiasaan yang harus dihindari saat berbuka puasa | /Shutterstock

Selama Ramadan, waktu berbuka puasa merupakan momen penting yang harus dijalani dengan baik. Setelah menahan haus dan lapar selama lebih dari 12 jam, tubuh kita perlu mendapatkan asupan yang tepat agar metabolisme tubuh kembali normal.

Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan sejumlah kebiasaan saat berbuka puasa yang justru dapat merugikan kesehatan. Jika tidak dihindari, bukan tak mungkin kesehatan Anda akan terganggu, hingga akhirnya tak dapat menunaikan ibadah puasa hingga tuntas.

Apa saja kebiasaan yang salah tersebut? Silakan simak berikut ini.

1. Makan berlebihan

Boleh saja Anda langsung mengisi perut yang sudah kosong dalam waktu lama. Namun, porsi atau jumlah makanan yang dikonsumsi harus disesuaikan dan tidak boleh berlebihan. Pola makan yang berlebihan akan membuat sistem pencernaan Anda bekerja lebih keras setelah belasan jam berpuasa. Jika dilakukan terus menerus, pencernaan Anda mungkin akan mengalami sejumlah masalah, seperti muntah, diare, radang lambung, hingga infeksi usus.

2. Mengonsumsi makanan berminyak

Gorengan merupakan salah satu camilan favorit masyarakat Indonesia. Camilan yang satu ini kerap dijadikan menu pertama untuk berbuka puasa. Hal ini wajib dihindari karena gorengan mengandung banyak minyak yang sulit dicerna oleh sistem pencernaan. Perut yang kosong setelah berpuasa akan dipaksa untuk mencerna minyak dari gorengan dan dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan.

3. Mengonsumsi makanan atau minuman bergas

Untuk menghindari penyakit mag, hindari makanan atau minuman yang mengandung gas, seperti sayur kol, sawi, dan minuman bersoda. Pasalnya, gas yang terkandung dalam makanan atau minuman tersebut dapat menyebabkan rasa kembung pada perut dan dapat memicu penyakit mag atau asam lambung.

4. Makan terlalu cepat

Kebiasaan terakhir yang juga membahayakan kesehatan pencernaan Anda adalah makan terlalu cepat. Jika hal ini dilakukan, maka makanan yang kita makan tidak dapat dicerna atau diolah dengan baik dalam sistem pencernaan. Sebaiknya Anda makan dengan tenang dan mengunyah makanan dengan baik sebelum ditelan agar tidak membebani kinerja pencernaan Anda.

Cara berbuka puasa yang ideal adalah dengan menghindari kebiasaan di atas dan mengonsumsi air minum terlebih dahulu untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. Hal ini dapat membantu memulihkan metabolisme tubuh agar kembali seperti semula.

Untuk mempercepat pengembalian energi yang hilang, Anda juga dapat menyantap buah kurma sesuai dengan ajaran agama Islam. Buah kurma memiliki kandungan gula yang tinggi sehingga dapat memulihkan energi dengan lebih cepat.

Selain itu, untuk menjaga kebugaran selama Ramadan, penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan pola minum AQUA 2-4-2, yakni 2 gelas air saat buka puasa, 4 gelas air pada malam hari, dan 2 gelas air saat sahur.

Jalani Kemurnian Ramadan dengan Kemurnian AQUA. Dalam memproduksi air mineral pegunungannya, AQUA sangat menjaga kemurnian produk mulai dari sumber air hingga kontrol kualitas di pasar sehingga dapat memberikan manfaat baik bagi kesehatan Anda.

Selama lebih dari 45 tahun, setiap tetes AQUA diproses dengan cara yang baik dan higienis agar terjaga kemurniannya dalam memberikan hidrasi sehat bagi konsumen. Air mineral pegunungan AQUA baik dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda selama Ramadan.

SPONSOR: AQUA
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR