Kebiasaan minum yang menyehatkan

Jangan sepelekan kekuatan air minum bagi kesehatan tubuh.
Jangan sepelekan kekuatan air minum bagi kesehatan tubuh. | Syda Productions /Shutterstock

Orang yang terlalu sibuk untuk mengurus kesehatannya layaknya mekanik yang terlalu sibuk untuk merawat perkakasnya.

Peribahasa Spanyol

Dengan segala kesibukan kita mungkin tak punya banyak waktu untuk rutin berolahraga atau mengatur pola makan. Tapi kita dapat melakukan sesuatu yang sangat simpel: minum air.

Jika Anda minum air di saat yang tepat, dalam jumlah pas, secara konsisten, niscaya Anda akan lebih sehat.

"Bayangkan air sebagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh, dalam wujud cair, tanpa rasa, dan makanan. Semua adalah kebutuhan harian untuk mengganti air yang keluar dari tubuh setiap harinya," ujar pakar diet Joan Koelemay, RD dikutip WebMD.

Untuk urusan air, konon orang Jepang sudah lama mempraktikkan terapi air. Ini pula yang membuat mereka panjang umur bisa hidup hingga usia 100 tahun. Demikian dilansir Lifehack.

Pada praktik terapi ini, Anda perlu minum air di saat tepat untuk memaksimalkan keefektifannya untuk tubuh.

  • Bangun tidur, minum 160 mililiter air. Ini dilakukan sebelum sikat gigi jadi air yang Anda minum tak terkontaminasi fluoride
  • Hindari makan dan minum selama 50 menit setelah sikat gigi
  • Makan sarapan perlahan
  • Setelah sarapan jangan makan apapun selama dua jam

Selain terapi air ala negeri Sakura, Anda juga bisa mencoba kebiasaan minum berikut:

  • Minum segelas air 30 menit sebelum makan untuk membantu pencernaan
  • Segelas air setelah mandi membantu menghindari tekanan darah tinggi
  • Satu gelas air sebelum tidur, membantu Anda terhindar dari serangan jantung

Mental Floss melansir, selain air, Anda juga dapat memasukkan minuman berikut ke dalam daftar sehat.

  • Kopi organik. Pastikan kopi yang Anda minum berasal dari biji kopi bebas pestisida, dan berasal dari sumber organik berkualitas tinggi.
  • Cuka apel atau jus lemon. Pakar nutrisi Elissa Goodman merekomendasikan Anda minum satu hingga dua sendok makan cuka apel setiap hari. Ini dapat menghindari refluks asam, menenangkan sistem pencernaan, serta meningkatkan sensitivitas insulin. Sementara air lemon dapat mengurangi inflamasi, meminimalkan kembung, dan membantu tubuh membuang racun. Peras setengah lemon ke dalam 236 mililiter air lalu minum.
  • Air yang dicampur buah. Ini pilihan tepat bagi Anda yang tak suka rasa tawar air putih. Campurkan air kelapa, mint, atau semangka dan es. Anda pun siap memerangi dehidrasi.
  • Pilih-pilih jus dan smoothie. Karena tak semua buah serta sayuran puna kandungan gula rendah. Solusinya adalah padu padan. Campur bahan bergula rendah seperti bayam, mentimun, atau jahe dengan apel, wortel atau lemon.

Selain itu, jangan lupa simak mitos dan fakta seputar air untuk kesehatan.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR