Kegiatan filantropi tak hanya sekadar urusan materi

Menteri Bambang Brodjonegoro membuka acara FIFest 2018 secara resmi pagi ini (15/11/18) di Jakarta Convention Center.
Menteri Bambang Brodjonegoro membuka acara FIFest 2018 secara resmi pagi ini (15/11/18) di Jakarta Convention Center. | Irsan Suwanto /Beritagar.id

Mendengar kata filantropi, nama-nama pengusaha sukses seperti Jack Ma, Bill Gates, atau Mark Zuckerberg akan terbayang dalam pikiran kita. Tak heran jika akhirnya kegiatan filantropi selama ini identik dengan urusan materi.

Namun, kegiatan filantropi tak melulu soal materi. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Filantropi Indonesia, Franky Wilerang, dalam sesi konferensi pers Filantropi Indonesia Festival atau FIFest 2018 beberapa waktu lalu.

Menurut Franky, filantropi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata, yaitu philein yang berarti cinta dan anthropos yang berarti manusia. Setelah dirangkai menjadi filantropi, kata tersebut memiliki makna cinta kasih terhadap sesama manusia.

Mendalami makna tersebut, kegiatan filantropi tak hanya sekadar urusan materi. Setidaknya ada dua hal lain yang dapat diberikan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama.

Pertama, ide atau pikiran. Melalui ide atau pikiran yang kreatif kita dapat membuat sebuah kegiatan filantropi yang sumbangannya tidak berbentuk materi secara langsung. Ada beberapa contoh kegiatan filantropi yang tercetus berkat ide kreatif anak muda, salah satunya kegiatan menyumbang dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital.

Contoh kegiatan yang paling sering dijalankan adalah dengan bekerjasama dengan content creator seperti YouTuber atau selebgram. Dengan konten yang menarik kita dapat menarik pengunjung untuk meningkatkan pendapatan iklan dari konten yang dilihat atau diimainkan. Pendapatan tersebut dapat disisihkan untuk disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kedua, tenaga. Jika kita tidak memiliki ide dan materi untuk disumbangkan, kita dapat berkontribusi dalam bentuk tenaga. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah bergabung dengan lembaga filantropi di Indonesia dan terjun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hal ini dilakukan oleh banyak orang, seperti yang dapat kita lihat saat terjadi bencana di Lombok atau Palu. Banyak orang yang mengajukan diri untuk bisa datang ke lokasi bencana dan membantu proses evakuasi hingga pemulihan pasca bencana.

Kegiatan filantropi berkembang sangat pesat di Indonesia. Semangat filantropi untuk membantu sesama sesuai dengan karakter bangsa Indonesia yang dikenal dermawan. Apresiasi dan pengakuan terhadap tingginya tingkat kedermawanan Indonesia datang dari dunia internasional. World Giving Index yang dirilis oleh Charity Aid Foundation, menobatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan gambaran mengenai peran dan kontribusi lembaga-lembaga filantropi di Indonesia dalam mengatasi masalah sosial, dapat menghadiri FIFest 2018 yang akan digelar pada 15-17 November 2018 di Cendrawasih Hall, Jakarta Convention Center.

Acara FIFest 2018 telah resmi dibuka pagi ini (15/11/18) oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro mewakili Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang berhalangan hadir.

Menurut Menteri Bambang, posisi Indonesia sebagai negara paling dermawan telah mematahkan mitos kalau filantropi hanya bisa dilakukan oleh orang kaya dan sudah tua.

“Pendapatan per kapita Indonesia masih di bawah negara lain yang menduduki posisi 2-7 dalam World Giving Index. Selain itu, sudah banyak generasi milenial yang tertarik menjadi filantropis dengan cara mereka sendiri, padahal secara income mereka juga tidak termasuk orang kaya,” tegasnya.

Melalui ajang ini, Anda juga dapat melihat transformasi kegiatan filantropi dari konvensional ke digital. Banyaknya jumlah generasi milenial yang terjun dalam kegiatan filantropi telah mencetuskan ide-ide baru kegiatan filantropi yang sebelumnya tak terbayangkan.

Informasi selengkapnya mengenai FIFest 2018 dapat Anda lihat pada tautan ini.

Catatan redaksi: Beritagar.id merupakan mitra media FIFest 2018.
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR