Kesehatan, kehormatan, dan hal menarik lain pekan ini

Ilustrasi
Ilustrasi | Black Salmon /Shutterstock

Dalam sepekan (11/9) hingga (17/9) banyak kabar menarik dan perlu disimak dari dunia kesehatan. Yang tak kalah menarik adalah anggota DPR dan tuntutan agar dihormati. Berikut tujuh kabar seputar gaya hidup laik baca pekan ini.

Kenapa Anda perlu bergerak setiap 30 menit

Gaya hidup sedentari atau jarang bergerak telah lama dikaitkan dengan beragam efek buruk bagi kesehatan. Obesitas, depresi, diabetes, sindrom metabolisme, juga penyakit jantung.

Sebuah studi yang dipublikasikan (11/9) dalam Annals of Internal Medicine menyibak fakta baru perihal gaya hidup sedentari. Studi tersebut menyadarkan kita akan risiko kesehatan jangka panjang akibat duduk terlalu lama, bahkan jika Anda termasuk orang yang rutin berolahraga.

Jadi, kapan dan seperti apa sebaiknya kita beraktivitas demi kesehatan? Artikel ini mengupasnya.

Kehormatan adalah capaian, bukan tuntutan

Wakil rakyat protes lantaran tak ada sebutan "yang terhormat" dari pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI (12/9). Insiden itu mengundang komentar miring dari warganet di media sosial.

Sering kali harapan untuk dihargai dan dihormati orang lain berakar pada rasa takut bahwa keadaan sedang tidak baik. Mereka ini khawatir belum menjalankan peran yang seharusnya, juga takut belum membuat pencapaian yang cukup.

Validasi dari orang lain melalui ungkapan rasa hormat jadi penting untuk mengikis kekhawatiran tersebut, sehingga dirinya merasa lebih baik. Padahal, kita tidak selalu bisa menuntut orang lain memberikan apa yang kita butuhkan.

Karena itu, kehormatan adalah sebuah capaian, bukan tuntutan.

Olahraga tanpa perhitungan bisa bikin komplikasi

Perempuan bernama Xiao Lan olahraga intensif di sebuah pusat kebugaran. Salah satu alat yang digunakannya adalah sepeda statis. Namun aktivitas itu dilakukan tanpa bantuan pelatih profesional serta tidak mempertimbangkan kondisi tubuhnya.

Selain badan sakit, air seninya berubah menjadi hitam. Lan pun ke rumah sakit untuk mencari tahu apa masalahnya. Begitu hasil tes keluar, bukan hanya Lan, dokter pun dibuat terkejut oleh hasilnya.

Apa yang terjadi selanjutnya, dan apa yang sebaiknya dilakukan agar tak bernasib sama seperti Lan? Simak tulisan berikut.

Diabetes tipe 2 bisa disembuhkan

Saat ini banyak orang berisiko menderita diabetes tipe 2, penyakit yang salah satunya dipicu gaya hidup dan pola makan tak sehat. Akibatnya, ada kelebihan lemak di hati dan pankreas.

Temuan terbaru para peneliti memberi harapan bahwa penyakit ini bukan vonis seumur hidup. Malah menurut mereka, penderita yang sudah memiliki kondisi ini bertahun-tahun dapat mengendalikannya dengan pola makan masuk akal.

Baca selengkapnya tentang penelitian ini dalam artikel ini.

Apa itu fibromyalgia, penyakit yang diderita Lady Gaga

Sejak tahun 2013 Lady Gaga mengidap penyakit kronis fibromyalgia. Pada Selasa (12/9) ia mengumumkan kondisinya lewat akun Twitter @ladygaga.

Secara harfiah, kata fibromyalgia berarti nyeri otot dan jaringan. Berasal dari istilah Latin "fibro" yang berarti jaringan fibrosa, kata Yunani "myo" yang berarti otot dan "algia" yang berarti rasa sakit. Secara medis, fibromyalgia merupakan kondisi kelainan kronis yang memengaruhi sistem saraf pusat otak dalam memproses sinyal rasa sakit.

Orang yang menderita fibromyalgia memiliki tubuh yang lebih sensitif dan bereaksi berlebihan terhadap rasa sakit. Penderita bisa merasa sakit walau hanya disentuh. Khususnya di 'titik lunak' seperti di leher, bahu, punggung, pinggul, lengan dan kaki.

Apa gejala dan bagaimana mengobatinya? Sila baca tulisan berikut.

Kenapa ada orang kembali bugar sebelum meninggal

Ketika mendengar berita duka, tidak jarang ada komentar semacam, "Padahal dia tampak sehat-sehat saja," atau "Padahal kondisinya sudah membaik."

Kondisi segar bugar yang singkat sesaat sebelum kematian, oleh dokter dan peneliti Michael Nahm disebut terminal lucidity. Istilah ini ditemukannya pada 2009.

Sebenarnya, menurut Sara Manning Peskin, M.D, fenomena 'bugar sebelum meninggal' ini sudah dilaporkan sejak zaman Hippocrates, Plutarch dan Galen. Anda dapat menyimak informasi tentang terminal lucidity di sini.

Santap sashimi ayam berisiko keracunan

Nama sashimi tentu sudah tak asing lagi bagi pencinta kuliner. Makanan Jepang yang terdiri dari irisan daging ikan mentah ini biasanya disajikan bersama kecap asin.

Sashimi kebanyakan dibuat dari hewan laut, seperti ikan tuna, makarel, udang, cumi, gurita. Namun, ada juga sashimi yang berbahan dasar daging ayam (chicken sashimi).

Dosen senior mikrobiologi Dr David Bean dari Federation University mengatakan bahwa sashimi ayam adalah hidangan populer di Jepang. Namun, makan ayam setengah matang atau mentah bisa menyebabkan keracunan makanan.

Simak penjelasan ahli kesehatan dalam tulisan berikut.

BACA JUGA