Kiat agar introver sukses jadi pemimpin

MITRA: smart-money.co
Introver
Introver | KimSongsak /Shutterstock

Salah satu stereotipe di dunia profesional adalah, pemimpin yang sukses memiliki sifat ekstrovert. Sementara, introver dipandang sebagai pemimpin lemah karena 'antisosial'. Namun, bukan berarti mereka tidak bisa sukses.

Sejumlah hasil riset mengungkap, introver pun punya peluang lebih sukses dari ekstrovert. Forbes pun memberikan kiatnya berikut.

Gunakan keahlian observasi

introver lihai dalam mengamati dan mendengar untuk menciptakan solusi inovatif. Agar sukses, mulai biasakan diri untuk bertemu dengan orang lain untuk memastikan bahwa Anda memang menonjol dan punya kompetensi.

Gaya kepemimpinan

Kadang, pemimpin introver disalahpahami sebagai orang yang tak mau kerja sama dan lebih suka membuat keputusan sendiri. Ini tidak benar. Pemimpin introver hanya butuh waktu sendiri untuk refleksi.

Agar tak ada kesalahpahaman, sampaikan ini dengan jelas pada anggota tim. Jelaskan bahwa Anda menghargai masukan mereka, tapi Anda butuh waktu melakukan pertimbangan sebelum akhirnya mengambil keputusan.

Introver mungkin tak begitu pandai bicara atau menyampaikan pemikiran secara langsung. Tetapi, introver bisa menyiasati hal ini dengan menunjukkan kinerja mereka baik dari sisi bisnis maupun kepemimpinan. Bangun citra sebagai orang yang kompeten, kredibel, dan konsisten.

Menyiapkan poin

Introver biasanya butuh waktu untuk memproses informasi dan memikirkan apa yang ingin mereka katakan. Hal ini membuat kesempatan bicara introver cenderung terabaikan dalam rapat yang butuh respons cepat.

Usahakan mendapat agenda lebih awal agar Anda bisa memikirkan topik-topik yang akan dibahas sebelum rapat. Tulis pemikiran dan siapkan poin-poin yang ingin Anda sampaikan.

Membuat rapat individu atau rapat kecil

Introver mendapat energi saat memiliki waktu sendiri sementara ekstrovert mendapat energi saat berada di sekitar orang. Keduanya bisa menjadi strategi efektif, asal Anda tahu cara menyalurkannya dengan tepat.

Buat rapat kecil, misalnya saat makan siang dengan salah satu atau sejumlah anggota tim. Anda juga bisa membuat pertemuan kecil untuk para pimpinan dengan kepribadian introver sehingga mereka bisa menyampaikan pemikiran dengan jelas.

Beri jarak dalam rapat besar

Pastikan Anda tidak memadatkan terlalu banyak agenda dalam satu hari atau satu minggu. Beri jarak antara rapat-rapat dan konferensi sehingga Anda bisa lebih produktif sekaligus menikmati waktu sendiri.

Hal ini juga untuk menghindari agar perasaan kamu tidak kelelahan dan tertekan karena harus terus bertemu orang.

MITRA: smart-money.co
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR