Kiat membeli rumah pertama bagi milenial

SPONSOR: BCA
Ilustrasi kiat membeli rumah pertama bagi milenial
Ilustrasi kiat membeli rumah pertama bagi milenial | /Shutterstock

Memiliki rumah sendiri merupakan impian banyak orang, termasuk juga bagi generasi milenial. Untuk mewujudkan hal tersebut, menerapkan gaya hidup hemat dan mulai menabung sejak dini bisa menjadi langkah awal untuk mewujudkan target tersebut.

Harga hunian yang terus melambung setiap tahun perlu disiasati dengan baik oleh generasi milenial. Ada beberapa kiat yang dapat diterapkan agar pembelian rumah pertama dapat terwujud dan berjalan dengan lancar.

Memilih rumah yang tepat

Faktor utama yang paling penting dalam proses pembelian rumah pertama adalah memilih rumah yang tepat. Terkait lokasi, Anda biasanya akan dihadapkan pada masalah yang paling sering ditemui yaitu rumah yang terletak di pusat kota atau daerah strategis akan memiliki harga jual lebih tinggi. Solusinya, Anda dapat memilih rumah bekas huni sehingga harganya lebih terjangkau. Jika menginginkan rumah baru, Anda dapat memilih rumah di pinggir kota sebagai alternatifnya.

Sebelum membuat keputusan, Anda harus mempelajari kawasan di sekitar rumah yang diincar, seperti melihat apakah lokasi tersebut aman, bebas dari banjir, memiliki akses jalan yang mudah, serta ditunjang oleh berbagai fasilitas umum yang memadai.

Memilih cara pembayaran

Setelah menemukan rumah yang sesuai keinginan Anda, langkah selanjutnya adalah memilih cara pembayaran. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kerap menjadi pilihan generasi milenial karena harga hunian yang semakin tinggi. Dengan fasilitas KPR, keinginan untuk memiliki rumah sendiri lebih mudah diwujudkan karena bisa dicicil.

Namun, kemampuan mencicil rumah perlu diperhitungkan dengan cermat. Faktor yang harus diperhatikan adalah jangka waktu KPR. Jangan memaksakan diri untuk mengambil KPR dengan jangka waktu singkat jika tidak mampu, karena jumlah cicilan yang lebih besar akan mempengaruhi stabilitas keuangan Anda.

Selain itu, menabung atau investasi sejak dini sangat dianjurkan, sehingga pembayaran uang muka yang disyaratkan oleh bank pemberi KPR dapat langsung dibayarkan. Tujuan pelunasan uang muka lebih cepat agar rumah incaran tidak jatuh ke tangan pembeli lainnya.

Langkah selanjutnya, Anda dapat membandingkan dan mencari penyedia fasilitas KPR dengan penawaran terbaik. BCA sebagai salah satu bank penyedia KPR menawarkan kemudahan pembelian rumah pertama bagi generasi milenial.

Dengan uang muka ringan sebesar 10% dan bunga tetap yang rendah, keinginan memiliki rumah pertama akan semakin mudah terwujud. Proses pengajuan KPR BCA sangat mudah karena bisa dilakukan secara online dan statusnya dapat dipantau secara real-time.

Teliti saat proses serah terima rumah

Jika pembelian rumah melalui fasilitas KPR telah disetujui, langkah selanjutnya adalah teliti saat proses serah terima rumah dilakukan. Bagi yang membeli rumah baru, pastikan spesifikasi hunian yang dijanjikan oleh pihak pengembang telah sesuai. Jika tidak sesuai segera minta penjelasan dari pihak pengembang.

Sedangkan untuk rumah bekas huni, kondisi rumah harus diperiksa agar sesuai dengan kesepakatan awal. Jika pemilik sebelumnya menjanjikan untuk meninggalkan sejumlah perkakas, furnitur, atau perlengkapan lainnya, pastikan semuanya telah sesuai dengan perjanjian awal ketika kesepakatan jual beli terjadi.

SPONSOR: BCA
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR