Kiat nyaman berpergian dengan kereta api

Ilustrasi bepergian menggunakan kereta api
Ilustrasi bepergian menggunakan kereta api | Chaay_Tee /Shutterstock

Akhir tahun sudah dekat. Saatnya Anda merencanakan liburan. Selain tujuan wisata, Anda juga perlu mempertimbangkan akomodasi liburan.

Bila merasa ragu melakukan perjalanan dengan pesawat, naik kereta api bisa menjadi pilihan transportasi darat.

Naik kereta api dipandang sebagian cara yang kasual untuk bepergian. Selain itu, untuk mereka yang takut dengan ketinggian, maka naik kereta api merupakan solusi.

Harga tiket kereta pun relatif lebih murah dan cenderung stabil. Apalagi kalau Anda jeli mencari tiket promo, Anda akan beruntung mendapatkan harga tiket kereta api yang bersahabat dan sesuai anggaran.

Berbagai keuntungan vakansi dengan kereta api bisa Anda nikmati, mulai dari bebas membawa muatan barang. Sebab, penumpang kereta api tidak dikenakan biaya tambahan untuk bagasi bila melebihi batas ketentuan.

Hal lain yang cukup melegakan adalah terbebas dari kemacetan perjalanan darat.

Tidak hanya itu, ternyata menggunakan kereta api juga baik untuk kesehatan mental. Penelitian mengungkap, naik kereta api dapat mengurangi stres.

Ketika duduk di dalam kereta api, apalagi jika posisi duduk Anda tepat di samping jendela kereta. Tanpa disadari selama perjalanan Anda akan disuguhkan ragam pemandangan.

Melihat pemandangan selama perjalanan, mampu mengurangi pikiran penat dan bisa mendorong Anda menjadi lebih optimistis.

Sebuah penelitian baru oleh para peneliti di University of Illinois telah mengonfirmasi pemahaman lama bahwa pemandangan alam berguna dalam membantu mengurangi tekanan psikologis.

Melihat pemandangan di luar yang menenangkan, menurut penelitian, juga mampu merangsang dan meningkatkan kreativitas seseorang.

Jadi, misalnya, Anda terdorong untuk menulis, menciptakan musik, video, dan lain-lain sebagai cara menghabiskan waktu di dalam kereta.

Kegiatan yang demikian tentu akan membuat otak Anda akan terus bekerja dan menghasilkan ide-ide baru selama perjalanan.

Namun, naik kereta api juga bisa menimbulkan rasa bosan. Apalagi bagi mereka yang tidak terbiasa dengan perjalanan darat dengan waktu yang cukup lama.

Untuk mengusir bosan dan kepenatan selama bepergian dengan kereta api, Anda bisa melakukan berbagai hal berikut, dinukil Lifehack.org

Anda juga menambah teman dengan membuka percakapan dengan sesama penumpang. Ini tentu suatu keuntungan bukan?

Tapi sebelum berkenalan dengan orang asing, ada beberapa etika yang harus diperhatikan untuk memulai pembicaraan dengan teman sebangku Anda.

Judi James, seorang psikolog seperti dikutip Dailymail.co.uk, mengatakan untuk memulai percakapan mulai dengan mengobrol soal topik berbagi pengalaman. Untuk membuat suasana akrab cobalah munculkan obrolan ringan yang humoris.

Lebih lanjut, James juga mengatakan ada trik khusus untuk mendekati orang yang tak Anda kenal dan temui saat perjalanan. Duduk atau berdiri saling berseberangan adalah posisi terbaik.

""Kalau ada ketertarikan harus serba hati-hati. Duduk di sebelah orang tersebut justru adalah posisi yang buruk, membuat orang tersebut tak nyaman. Posisi tersebut juga tak memberi sudut yang baik bagi penampilan Anda," kata James.

Agar perjalanan naik kereta memberikan pengalaman yang berkesan, Anda juga perlu mempersiapkan beberapa hal, mulai dari pencarian tiket sebelum melancong hingga membawa kudapan selama perjalanan.

Selain itu, sebagian orang ada yang mudah merasa mual ketika berpergian menggunakan kereta.

Berikut cara atasi mual di kereta api, seperti dikutip Republika.co.id :

Makan yang cukup

Kondisi perut yang kosong atau kekenyangan akan memperbesar kemungkinan mengalami mual dan muntah selama perjalanan. Jadi, sebaiknya isi perut secukupnya dan siapkan camilan sehat selama di perjalanan.

Batasi penggunaan gawai dan membaca buku

Membaca buku dan menggunakan gawai selama perjalanan memang bisa mengusir kebosanan. Namun, sebaiknya tetap dibatasi.

Sebab, ketika membaca buku selama di perjalanan membuat mata dipaksa untuk fokus ke satu titik. Lalu, untuk penggunaan gawai, sinar radiasi dan guncangan selama perjalanan akan membuat mata bekerja lebih berat.

Sebagai gantinya, mendengarkan musik mampu membuat pikiran lebih rileks.

Tidur

Cara paling mudah untuk menghindari rasa mual di perjalanan adalah dengan tidur yang nyaman. Namun, perlu diperhatikan juga posisi tidur Anda. Jangan lupa membawa bantal leher supaya tidur Anda nyaman dan bisa mengurangi kemungkinan kepala pusing serta otot leher sakit.

Pilihlah bantal leher yang sesuai dengan lingkar leher. Osteopati dan Fisioterapis dari Croydon Physio, Tim Allerdayce dinukil Webmd.com, menjelaskan penggunaan bantal yang salah dan tidak sesuai dengan ukuran akan membuat kondisi kepala tegang, kesemutan, atau leher miring sebelah ketika Anda bangun. Pastikan juga bahan dasar pembuatan bantal tidak keras.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR