Kondom pintar ini mengukur performa penggunanya

Ilustrasi.
Ilustrasi. | Victoria 1 /Shutterstock

Dengan berbagai gawai sandangan (wearable tech) yang ada saat ini Anda dapat mengukur kebugaran, waktu tidur, dan yang terbaru; performa di ranjang.

Adalah sebuah perusahaan Inggris, British Condoms yang memproduksi i-Con Smart Condom. Sandangan ini diklaim sebagai kondom pintar pertama di dunia, dibanderol USD74 atau sekitar Rp991 ribu.

Ya, sandangan yang rencananya dirilis tak lama lagi ini berfungsi sesuai nama. Hanya saja wujud sandangan ini bukan berupa kondom pada umumnya, melainkan sebuah cincin berbahan karet yang digunakan di pangkal penis.

Dengan menggunakan kondom pintar ini saat berhubungan seks, pemakainya bisa mendapatkan data yang cukup komprehensif. Mulai dari durasi, kecepatan dan ukuran penis, jumlah kalori yang terbakar, berapa posisi yang dipraktikkan, bahkan juga mendeteksi penyakit kelamin.

Seluruh informasi ini akan dijaga anonimitasnya, kendali ada pada pengguna, apakah mereka berniat merahasiakannya atau membagikan statistik dari sandangan itu ke media sosial.

Kondom pintar ini dipakai di luar kondom biasa, ukuran lingkarnya dapat disesuaikan, tak hanya itu tapi juga bisa dipakai ulang hingga berkali-kali. Sandangan ini beroperasi dengan baterai yang dapat dicas lewat port micro USB, sekali cas--dalam waktu satu jam--bisa tahan enam sampai delapan jam. Kondom pintar ini juga bergaransi satu tahun.

Walau belum resmi rilis, situs British Condoms memasang halaman prapesan untuk iCon Smart Condom, dikutip Express, tercatat lebih dari 90 ribu orang yang menaruh minat pada sandangan penunjang seks ini dan ikut memesannya.

Juru bicara British Condoms, Aaron Slater mengaku optimistis dengan produk ini. Melihat antusiasme peminat produk, dan fitur sandangan yang tak sekadar mengukur performa tapi juga dapat membantu penggunanya menghalau penyakit menular seksual.

Tapi fitur seperti apa yang sebenarnya diinginkan dari sebuah kondom pintar? The Ladies Finger menyurvei pengguna twitter, jawabannya beragam. Ada yang bilang ingin kondom yang menjamin keamanan hubungan seks, ada juga yang sekadar ingin kualitas, komentar-komentar menggelitik lain pun ada.

Seiring berkembangnya teknologi sex toy bukan lagi sekadar vibrator atau dildo, ada setidaknya 21 produk penunjang aktivitas seksual yang bisa dipilih pengguna sesuai preferensinya.

Termasuk juga sandangan yang disebut SexFit. Berbeda dengan iCon yang sifatnya mengamankan, sandangan ini lebih mengutamakan peningkatan kenikmatan hubungan seks.

Kembali ke kondom pintar, pertanyaan lain pun muncul. Jika Anda bisa mengukur segala sesuatu yang berhubungan dengan aktivitas seksual, haruskah Anda melakukannya?

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Consumer Research, berjudul The Hidden Cost of Personal Quantification, dikemukakan bahwa sementara orang menikmati proses mengukur segala sesuatu, tindakan tersebut sebenarnya justru mengurangi motivasi dan aspek kenikmatan melakukannya, terutama jika aktivitas tersebut merupakan sesuatu yang punya tingkat kenikmatan tinggi.

Jika bisa dan dana ada, bagaimana dengan Anda?

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR