Konsumsi sayuran putih kurangi risiko kanker perut

Kentang untuk cegah kanker perut
Kentang untuk cegah kanker perut
© Sea Wave /shutterstock

Sel kanker bisa tumbuh di mana saja tidak terkecuali di perut. Setiap sel-sel yang melapisi dinding perut bisa menjadi bersifat kanker.

Kanker dapat membentuk massa dalam lambung dan menyebar. Penyebaran massa berbaur melalui seluruh dinding perut. Kanker perut juga disebut kanker lambung.

Kanker perut adalah kanker keempat paling umum di dunia. Pria dan orang berusia di atas 55 tahun adalah yang paling berisiko menderita kanker perut.

Selain jenis kelamin, usia, ada sejumlah faktor lain yang dapat memengaruhi risiko seseorang terkena kanker perut. Melansir Mayoclinic, peningkatan risiko kanker perut terkait dengan diet yang mengandung makanan yang diasap, ikan asin dan daging yang mengalami proses pengawetan dalam jumlah banyak, juga diet rendah serat.

Gejala kanker perut sering tidak muncul sampai penyakitnya berlanjut. Hanya sekitar satu dari lima kasus kanker perut di Amerika Serikat yang ditemukan pada tahap awal. Sisanya, sudah menyebar ke seluruh tubuh.

Meski demikian, gejala kanker perut dapat terdeteksi sejak awal. Biasanya awal gejala ditandai dengan ketidaknyamanan perut atau gangguan pencernaan. Karena kanker membentuk massa dalam perut sehingga menutup saluran pencernaan, sehingga pasien mengeluh kesulitan menelan.

Di Inggris, kanker perut telah membunuh sekitar 13 orang setiap hari di Inggris. Dan penyakit kanker perut ini hanya memiliki tingkat kelangsungan hidup 15 persen 10 tahun, demikian dilansir Independent.

Selain deteksi awal dan segera berkonsultasi ke dokter spesialis, kanker perut juga bisa dicegah dengan mengonsumsi lebih banyak sayuran berwarna putih. Ditulis TIME, penelitian memaparkan, risiko menderita kanker perut bisa berkurang dengan makan kentang dan kol.

Para ilmuwan telah meneliti orang-orang yang mengonsumsi sayuran putih dalam jumlah banyak, cenderung tidak terkena kanker perut.

Penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Universitas Zhejiang di China ini menemukan kembang kol, kentang dan bawang mengurangi kemungkinan terkena kanker perut.

Sebanyak 6,3 juta orang diikutsertakan dalam penelitian ini. Dan penelitian yang telah dilakukan sebanyak 76 kali ini mengungkapkan fakta jika bahwa mengonsumsi sejumlah besar sayuran putih dapat mengurangi risiko kanker perut hingga sepertiga

Para peneliti juga menemukan bahwa makan 100 gram buah setiap hari menurunkan risiko kanker lambung sebesar lima persen. Sedangkan mengonsumsi 50 gram vitamin C setiap hari dapat menurunkan risiko kanker perut sebesar delapan persen.

Vitamin C pada buah-buahan dan sayur-sayuran putih bertindak sebagai antioksidan dan melawan stres seluler di perut, sehingga mencegah pertumbuhan sel kanker. Ditulis Express, buah dan sayuran putih merupakan sumber vitamin C kaya, yang menunjukkan efek perlindungan yang signifikan terhadap kanker lambung.

Penelitian ini juga memberikan bukti komprehensif dan kuat bahwa ada sejumlah faktor pelindung dan risiko kanker lambung dalam makanan.

Vitamin C menetralisir radikal bebas penyebab kanker dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain antioksidan dan kekebalan tubuh, vitamin C dapat menghambat pembentukan nitrosamine, suatu zat penyebab kanker perut.

Itulah sebabnya mengapa makanan yang kaya akan kandungan vitamin C ini harus disertakan dalam diet yang bertujuan mengurangi risiko kanker perut.

Apa saja kandungan yang dimiliki oleh sayuran putih yang dimaksud oleh peneliti?

1. Kembang kol adalah sayuran sangat sehat yang merupakan sumber nutrisi penting. Kandungan serat yang tinggi dan rendah kalori bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Kembang kol juga sumber antioksidan yang melindungi sel dari radikal bebas yang berbahaya dan pembengkakan.

2. Kentang dapat membantu mengurangi peradangan dan konstipasi. Kentang berukuran sedang mengandung sekitar 164 kalori dan mengandung 30 persen asupan B6 harian yang disarankan. Asupan serat dari buah dan sayuran seperti kentang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kolorektal.

3. Bawang putih, diketahui dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan strok melalui efeknya pada mekanisme pembekuan darah. Namun, kini para peneliti telah menemukan bahwa orang yang makan bawang putih mentah atau dimasak secara teratur hanya menghadapi setengah risiko kanker perut dan dua pertiga risiko kanker usus besar.

Makan bawang putih, dilansir Daily Mail, bisa melindungi tubuh dari kanker perut. Bawang putih termasuk dalam daftar makanan yang mampu membantu mencegah kanker.

Selain makan sayuran putih lebih banyak, American Cancer Society merekomendasikan untuk mempertahankan berat badan yang sehat sepanjang hidup dengan menyeimbangkan asupan kalori dengan aktivitas fisik.

x
BERLANGGANAN SUREL DARI KAMI

Daftarkan surel Anda untuk berlangganan sekarang.