RINGKASAN SEPEKAN

Kualitas fast fashion hingga warna tahun 2019

Ilustrasi fast fashion.
Ilustrasi fast fashion. | Sorbis /Shutterstock

Dalam ringkasan sepekan seputar gaya hidup kali ini kami menyarikan tujuh kabar laik baca. Mulai dari kualitas fast fashion yang ternyata tak jauh berbeda dengan produk rancangan desainer hingga Living Coral, warna tahun 2019 pilihan Pantone.

Kualitas fast fashion sama dengan produk desainer

Saat keluar banyak uang untuk membeli pakaian rancangan desainer, konsumen pasti mengharapkan kualitas lebih mumpuni. Namun ternyata, pakaian produksi jenama fast fashion sama berkualitasnya dengan pakaian berlabel desainer.

Para ilmuwan tekstil dari The University of Leeds menemukan fakta ini lewat sebuah penelitian. Simpulan mereka, kualitas pakaian murah mungkin tidak seburuk itu.

Penelitian ini menguji berbagai macam pakaian. Mulai dari yang harganya hanya beberapa Dolar sampai sejumlah pakaian berlabel desainer wahid yang harganya selangit.

Cacar air pada orang dewasa bisa lebih berbahaya

Sekarang musimnya cacar air. Walau umumnya menjangkiti anak-anak, bukan berarti orang dewasa aman. Gejala yang timbul akibat serangan virus ini justru bisa lebih parah.

Virus Varicella zoster si pembawa penyakit akan menimbulkan ciri atau gejala yang sama pada anak dan dewasa, seperti demam tinggi dan muncul bintik merah di sekujur tubuh disertai rasa gatal.

Namun pada orang dewasa, gejala yang timbul dapat lebih parah karena kemungkinan bisa terjadi komplikasi seperti infeksi bakteri pada paru-paru (pneumonia), infeksi bakteri pada kulit, peradangan (inflamasi) pada otak, nyeri sendi.

Menimbang saran tes mammogram di usia 30

Studi baru menyarankan perempuan dengan peningkatan risiko kanker payudara, wajib memulai tes mammogram lebih awal dari yang sudah direkomendasikan, yaitu di usia 30 tahun.

Namun, para ahli berpendapat mamografi mungkin tidak efektif untuk perempuan di kelompok usia ini. Apa yang perlu dilakukan? Simak pendapat dan saran para ahli berikut ini.

Bayi plagiocephaly mengenakan helm khusus untuk mengubah bentuk kepala.
Bayi plagiocephaly mengenakan helm khusus untuk mengubah bentuk kepala. | Txking /Shutterstock

Mengenal plagiocephaly alias sindrom kepala datar

Sindrom kepala datar atau secara medis dikenal dengan posisi plagiocephaly merupakan kondisi yang dialami satu dari lima bayi. Kondisi ini adalah ketika kepala bayi tampak lebih rata di satu sisi, atau di bagian belakang.

Masalahnya, walau ada orang tua yang tidak terlalu memperhatikan atau memedulikan kondisi ini, banyak orang tua yang justru khawatir bentuk kepala datar pada bayi bisa mengganggu perkembangan otak buah hati.

Padahal, sindrom kepala datar pada dasarnya bisa dicegah pun diperbaiki lewat penanganan dokter, bahkan tak jarang bisa membaik dengan sendirinya jika dirawat telaten.

Orang tua sebaiknya berdebat di depan anak

Berbeda dengan nasihat umum yang kerap kita dengar, berdebat dengan pasangan justru lebih baik dilakukan di depan anak. Pasalnya menyembunyikan perselisihan paham dengan pasangan justru membuat anak bingung.

Sebenarnya berdebat di depan anak baik untuk perkembangan emosional mereka. Tak sembarang argumen, perdebatan yang membangun dan sehat adalah kunci.

Ketika orang tua memendam perasaan dan menunda perdebatan sampai anak tidur, ini bukannya menguntungkan justru bisa merugikan anak. Alih-alih saat anak-anak menyaksikan "konflik sehat" diselesaikan, mereka dapat belajar mengekspresikan diri dengan cara yang sama dan positif.

Bicara soal kesehatan mental pada anak

Masalah kesehatan mental tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa, anak-anak pun punya risiko yang sama. Tekanan keluarga, sekolah, atau pertemanan juga bisa membuat anak stres, bahkan depresi.

Untuk itu, orang tua perlu bicara dengan anak soal apa itu kesehatan mental. Lalu, kapan waktu yang tepat bicara dengan anak? Pilihlah momen tenang agar anak tidak merasa tertekan

Tembok warna Living Coral.
Tembok warna Living Coral. | Alim Yakubov /Shutterstock

Living Coral, warna tahun 2019

Pantone menyelami dalamnya lautan untuk memilih warna tahun 2019: Living Coral.

Di situsnya Pantone menggambarkan color of the year Living Coral sebagai "warna terumbu karang yang menjiwai dan menegaskan kehidupan dengan semburat emas yang memberikan energi dan menghidupkan namun lebih lembut".

Dalam memilih warna para ahli di Pantone melihat tren warna dari berbagai sumber. Antara lain film, mode, juga media sosial.

Mereka meramalkan warna apa saja yang memengaruhi kehidupan manusia dan dunia saat membuat pilihan warna tahun ini. Karenanya tidak mengherankan jika Living Coral terpilih sebagai warna tahun 2019.

Jika pada 2018 millennial pink telah mendominasi baik di dunia maya dan nyata, warna tahun 2019 seolah melihat ke masa depan. Rona merah muda tidak lantas tergantikan, namun berubah, berkembang lebih terang menjadi Living Coral.


BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR