Manfaat belajar coding untuk anak

Belajar bahasa pemrograman komputer sejak usia dini bagus untuk anak
Belajar bahasa pemrograman komputer sejak usia dini bagus untuk anak | Phil's Mommy /Shutterstock

Keberhasilan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November menjuarai kompetisi robot di Kanada, tentu membanggakan. Sebelumnya, mahasiswa Universitas Gajah Mada juga menjadi juara perlombaan robot di Amerika Serikat.

Di era kemajuan teknologi, tidak hanya dunia robotik yang bangkit. Robot yang dalam banyak aspek dapat membantu dan mempermudah kehidupan manusia ternyata diprogram lewat bahasa pemrograman yang menerjemahkan perintah-perintah ke dalam angka, huruf dan kode tertentu.

Dengan kemajuan teknologi informasi, maka hampir semua bidang kehidupan termasuk profesi membutuhkan banyak sekali orang yang mampu melakukan coding atau pengodean.

Menurut mendiang Steve Jobs, salah satu orang yang namanya meroket karena menduduki posisi puncak perusahaan berbasis teknologi Apple, setiap orang seharusnya belajarcoding. “Semua orang seharusnya belajar bagaimana memprogram komputer. Itu karena pemrograman dapat membantu pola berpikir.”

Hal senada diungkapkan oleh pendiri jejaring sosial terbesar, Facebook. Mark Zuckerberg mengatakan bahwa pemrograman komputer seharusnya dipelajari semua orang, sejak bangku sekolah menengah atas.

“Saran saya kepada semua orang, yang memiliki saudara atau sepupu yang ingin masuk sekolah menengah atas atau jenjang kuliah, sebaiknya mulai belajar pemrograman komputer.” Mark pada tahun 2013 lalu bahkan giat dalam kampanye sosial untuk mendorong anak-anak mulai belajar pemrograman.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh seiring proses belajar coding untuk anak-anak, antara lain adalah mengasah kreativitas. Anak-anak akan belajar cara membuat permainan atau aplikasi di dalam telepon pintar, juga membuat permainan sederhana berdasarkan gambar yang mereka buat sendiri. Hal ini bisa memacu mereka untuk membuat karya yang kreatif dan orisinil.

Coding juga dipercaya dapat melatih kemampuan anak untuk memecahkan masalah. Permainan komputer dengan bahasa pemrograman visual akan melatih logika dan konsep berpikir si kecil sehingga mereka terbiasa untuk memecahkan masalah secara sistematis.

Anak juga akan lebih fasih menggunakan teknologi. Tak sekadar mengerti cara memainkan aplikasi di ponsel pintar saja tetapi anak pun dapat membuat permainan atau aplikasinya sendiri.

Menurut Jennifer Williams, coding juga melatih ketekunan anak dalam menghadapi persoalan.

"Ketekunan adalah hal yang sulit untuk diajarkan, tetapi ini merupakan keterampilan penting untuk dipelajari. Kami ingin siswa dapat terus berjalan ketika mereka menemukan kendala, dan pengodean membantu mereka melakukan hal ini," ujar perempuan yang berprofesi sebagai Instructional Technology Coordinator di sekolah Newton County Schools, Covington, Georgia, Amerika Serikat.

Selain itu menurutnya, mempelajari bahasa pemrograman komputer dapat membuat anak-anak memiliki kepercayaan diri yang tinggi. "Ketika Anda melakukan coding, itu benar-benar seperti bahasa baru, yang pasti mendorong keterampilan pemrosesan. Ini mungkin bukan kelas bahasa Perancis, Spanyol, atau Jerman, tetapi ini adalah bahasa universal. Ke mana pun Anda pergi di dunia, jika menguasai bahasa kode, Anda akan dapat berkomunikasi."

Dan tentu saja, kemampuan belajar dan melakukan coding untuk anak-anak akan melatih mereka bersaing dalam bidang pekerjaan di masa depan yang sangat kompetitif.

Para orang tua di Tiongkok menyadari bahwa coding itu penting. Bagi mereka, mendorong dan membekali anak-anaknya dengan bahasa pemrograman sejak dini sama pentingnya dengan menguasai matematika dan bahasa Mandarin.

Faktanya, banyak anak-anak mereka telah menyukai coding bahkan sebelum mereka masuk pra-sekolah.

Seperti yang dikatakan oleh Sheryl Sandberg, COO dari Facebook, bahwa memiliki pengetahuan di bidang ilmu komputer menentukan daya saing suatu bangsa.

"Ilmu komputer menjadi semakin penting di dunia. Daya saing suatu bangsa secara nasional tergantung pada kemampuan kita untuk mendidik anak-anak kita di bidang yang kritis seperti ini," pungkasnya.

Bagi Anda yang tertarik mengenalkan anak-anak pada coding, dapat memulai dengan mengenalkan ke beberapa laman digital yang menyiapkan kode khusus untuk anak-anak di sini.

Atau Anda dapat mengenalkan permainan komputer yang dapat sekaligus melatih kemampuan logika dan konsep pemrograman. Misalnya dengan bermain lewat aplikasi gawai, Kodable.

Permainan ini dapat membantu orang tua atau pun guru untuk mengajarkan anak mengenai ilmu komputer. Dengan cara yang menarik, anak-anak akan diajarkan konsep-konsep dasar pemrograman seperti sequence, operasi algoritma, conditional logic statments, syntax, variabel seperti string, integer dan array, OOP, properties dan methods. Gim ini bisa digunakan untuk anak mulai umur 4 hingga 11 tahun. Anda bisa mengunduhnya di Apple App Store.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR