Meluncur dengan skateboard Rp40 jutaan koleksi Hermes

Ilustrasi
Ilustrasi | lzf /Shutterstock

Apapun produk keluaran rumah mode karya perancang kelas dunia, tampaknya mampu mengundang perhatian dalam sekejap.

Sebutlah Chanel yang baru saja meluncurkan bumerang, senjata khas suku Aborigin. Rumah mode asal Prancis tersebut menjual bumerang yang terbuat dari kombinasi resin dan kayu seharga 2.000 USD atau sekitar Rp2,6 juta.

Ada pula Gucci yang dikabarkan resmi meluncurkan 32 produk dekorasi pada Juli lalu. Koleksinya terdiri dari bantal, lilin, nampan, kursi, kertas dinding, tirai pembatas ruangan dan meja lipat.

Harga yang ditetapkan Gucci Decor pun cukup fantastis. Mulai dari $190 AS atau sekitar Rp2,5 juta untuk nampan hingga termahal adalah tirai pembatas ruangan senilai $32 ribu AS atau setara dengan Rp426 juta.

Yang terbaru adalah Hermes. Minggu lalu mereka merilis papan luncur (skateboard) yang dirancang pengarah seni legendaris dari rumah mode mewah Prancis tersebut, Henri d'Origny. Desainnya memakai motif ikonik keluaran Hermes seperti "Bouclerie Moderne", "Cavalcadour", dan "Sangles en zigzag".

"Bouclerie Moderne" adalah motif yang didesain khusus pada 1970-an. Motifnya merupakan gambaran sederhana dari semua tali yang biasa terpasang pada seluruh tubuh kuda. Tali temali ini biasanya digunakan untuk mengaitkan kuda dengan banyak aksesori pengangkut lainnya.

Sedangkan "Cavalcadour" adalah tali kekang yang biasa digunakan untuk mengendalikan laju kuda. Oleh Hermes motif ini dibuat bagai sulur-sulur yang saling tumpang tindih dengan warna cerah.

Lalu ada "Sangles en zigzag" berupa motif zigzag yang saling-silang dengan paduan beragam ketebalan garis dan warna.

Papan luncur ini, seperti dilansir TeenVogue, memang dirancang menyerupai ciri khas Hermes yang penuh warna dan dinamis. Bahannya terbuat dari kayu beech yang ringan, tetapi kuat dan tidak mudah lapuk serta diberi lapisan noble maple veneer.

Meski dirancang sedemikian rupa dengan nilai seni tinggi, menurut High Snobiety, papan luncur ini tetap bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Papan tetap dapat digunakan meluncur berserta trik khas pemain papan luncur di taman skate.

Soal motifnya, jangan khawatir. Konon motif-motif yang terdapat di bagian bawah papan dicetak dengan teknik tertentu, sehingga cat tak akan mudah tergerus dan memudar saat papan dipakai beraksi.

Papan luncur ini dibuat dalam dua ukuran. Pertama, model skateboard dengan ukuran standar sekitar 71-84 cm. Kedua, model longboard yang memiliki skateboard)" target="_blank">ukuran standar 150 cm.

Papan luncur ini dijual dengan harga mulai berkisar 2.900 USD atau sekitar Rp38 juta, 3.850 USD atau sekitar Rp50 juta, dan 4.625 USD atau sekitar Rp61 juta.

Harga itu kelihatan fantastis. Namun dibandingkan harga tas Hermes yang mencapai ratusan juta, harga papan luncur tersebut justru sangat terjangkau bagi target pasarnya.

Hermes juga meluncurkan scarf terbaru. Scarf ini terbuat dari 100 persen sutera yang didesain dengan motif senada papan luncurnya sehingga bisa dikenakan berpasangan.

Dilansir Time, seluruh koleksi terbarunya ini akan mulai dilempar ke pasaran dan bisa dibeli di gerai resmi Hermes di seluruh dunia pada akhir September 2017.

Selain papan luncur, Hermes yang populer dengan koleksi tas birkin ini juga pernah merilis pelana kuda, sarung tangan kulit, jam tangan, hingga nampan dan mangkuk yang termasuk ke dalam kategori Hermes Home.

Hermès - Maxi-twilly cut /Hermès
BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR