POLA KONSUMSI

Memasak kian merepotkan, kecuali memang hobi

| Tito Sigilipoe /Beritagar.id

BERUBAH | Dalam dua puluh tahun terakhir terjadi perubahan dalam pola konsumsi makan. Mengudap atau berjajan menjadi kebiasaan. Kini dengan kian maraknya aplikasi pemesanan makanan melalui ponsel, urusan makanan menjadi kian mudah.

Itu pun masih dipermudah transaksi non-tunai. Dengan ponsel sebagai dompet digital, konsumen tak hanya dapat membayar dengan mencengkelong saldo tetapi juga memberi tip, dan berpatungan.

Bahkan dengan aplikasi pemesanan makanan yang menyatu dengan dompet digital, konsumen dapat berutang. Makan dulu, bayarnya belakangan di hari lain ketika sendawa muncul dari pesanan kesekian.

Ada banyak faktor. Misalnya kemakmuran yang berkelindan dengan penawaran dan permintaan. Dengan dukungan teknologi dan regulasi perbankan jadilah ekosistem.

Bisa juga ada faktor lain berupa perubahan pola hidup keseharian. Di kota besar, sebagian besar waktu orang kantoran habis di luar rumah. Pagi mungkin sarapan di luar rumah. Siang pasti di tempat kerja. Sore atau malam mungkin juga makan di luar, terutama bagi mereka yang karena kutukan jarak dan transportasi akan sampai rumah di atas pukul delapan.

Bagi kaum dengan kemungkinan terakhir itu mereka dapat memesan makanan sebelum tiba di rumah. Hal serupa dapat dilakukan sebelum mereka tiba di kantor.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR